Soal Pencegahan Hepatitis pada Anak, Ini Penjelasan Dokter Spesialis RS R Syamsudin SH

Jumat, 13 Mei 2022 - 12:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dokter Spesialis Anak RSUD R Syamsudin SH, Rini Sulviani, menjelaskan cara pencegahan hepatitis pada anak. Hal ini berkaitan dengan hebohnya kasus hepatitis akut pada anak yang ramai diperbincangkan di media sosial belakangan ini.

Dokter Rini mengatakan hepatitis akut yang saat ini sedang heboh, terjadi pada anak usia 1 bulan sampai 16 tahun. Meski penyebab pastinya belum diketahui, serangkaian langkah pencegahan bisa dilakukan agar anak kita tidak turut tertular.

“Hepatitis pada anak ini biasanya menular melalui fekal oral, lewat makanan. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah penularannya,” kata Dokter Rini dalam Talkshow Bunut Menyapa, Kamis (12/5/2022).

Beberapa langkah pencegahan diantaranya cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, makan makanan matang, dan tidak menggunakan alat makan secara bergantian.

Dokter Rini menambahkan, langkah pencegahan lainnya yang bisa dilakukan adalah sama dengan penerapan protokol kesehatan covid-19. Hal tersebut untuk mencegah penularan melalui droplet.

“Sudah hafal kan ya, seperti memakai masker, mengurangi mobilitas, dan sebagainya,” tuturnya.

Ia pun mengingatkan masyarakat untuk tidak panik dengan hebohnya isu hepatitis akut pada anak. Meski begitu, masyarakat harus waspada dan mengetahui cara pencegahan dan pengobatannya.

Meski pada kasus heboh ini belum diketahui penyebabnya, hepatitis pada anak biasanya tergolong pada hepatitis A yang penularannya melalui fekal oral. Gejalanya, mual, muntah, lemes lesu, sakit perut.

Gejala lainnya yakni dimulai dari perubahan warna urin menjadi kuning pekat dan feses seperti dempul. Jika dibiarkan gejala ini bisa menjadi lebih parah.

“Langkah pengobatan yang bisa dilakukan yaitu istirahat, makanan bergizi, tidak makan lemak, dan ada beberapa yang menganjurkan mengkonsumsi obat herbal yang bisa melindungi hati seperti temulawak, dan kunyit. Obat herbal ini juga bisa dikonsumsi anak-anak,” imbuhnya.

Seperti diketahui, hepatitis akut pada anak sedang ramah diperbincangkan. WHO juga sudah menyatakan bahwa peristiwa ini sebagai kejadian luar biasa.

Hepatitis akut pada anak pertama kali ditemukan di Inggris dan menyebar ke sejumlah negara. Ada pula informasi yang mengaitkan dengan vaksinasi covid-19.

“Kalau dibilang ini disebabkan vaksin covid-19. Justru yang tertular itu anak-anak yang kebanyakan mereka belum divaksin, jadi enggak ada kaitannya,” imbuhnya.

Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

HUT TNI ke-81, Forkopimcam Parakansalak Beri Kejutan Kue Kekuatan untuk Koramil
HUT TNI ke-81, Dandim 0607 Sampaikan Amanat Panglima: Kepercayaan Rakyat Sebagai Amanah
Bencana Datang, Pangan Terancam, Narkoba Mengintai: Ini Fokus Kodim 0622 Sukabumi
Dari Ancaman Hibrida hingga Bencana di Momen HUT TNI, Kodim 0622 Sukabumi Perkuat di Wilayah
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:05 WIB

HUT TNI ke-81, Forkopimcam Parakansalak Beri Kejutan Kue Kekuatan untuk Koramil

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:05 WIB

HUT TNI ke-81, Dandim 0607 Sampaikan Amanat Panglima: Kepercayaan Rakyat Sebagai Amanah

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Bencana Datang, Pangan Terancam, Narkoba Mengintai: Ini Fokus Kodim 0622 Sukabumi

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Dari Ancaman Hibrida hingga Bencana di Momen HUT TNI, Kodim 0622 Sukabumi Perkuat di Wilayah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Berita Terbaru