JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Sukamulya menggandeng pengusaha asal Jakarta, untuk menggarap tanah kas desa seluas 3,5 hektare. Tujuannya untuk menggali potensi dan mendongkrak pendapatan asli desa.
Demikian disampaikan Kades Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Dudun Ibrahim, kepada jurnalsukabumi.com, Minggu (20/3/22).
“Pada April mendatang, saya berencana akan melanjutkan pembangunan Gedung Olah Raga dan Serba Guna,” kata dia.
Dia berpesan agar warga selalu menjaga persatuan dan kesatuan. Jaga harmonisasi antar tetangga dengan tetangga. Maka dengan sendirinya, akan tumbuh kebahagiaan. Tapi sebaliknya, jika tidak ada harmonisasi, kita tidak akan merasa bahagia,” kata Dudun.
Peran lembaga di sini kata dia, sangat diperlukan untuk menjaga harmonisasi tersebut. Ketua RT dan RW, harus selalu mengkoordinasikan segala kegiatan yang ada di lingkungan Perum BCA ini.
Warga di Perum BCA ini lanjut dia, bersifat homogen yang terdiri dari berbagai RAS. Di dalam komunitas warga BCA sendiri kata Dudun juga terdiri latar pendidikan dan status sosial yang berbeda.
“Saya akan selalu turun ke bawah menemui warga dalam kondisi apa pun. Walaupun saya disibukkan oleh berbagai tugas dan pekerjaan, Insyaallah, saya akan datang jika warga membutuhkan,” ujarnya.
Pesan lainnnya kata kades dua periode itu, warga Perum BCA untuk senantiasa menjaga kebersihan. Kalau perlu,.dia akan menerjunkan tim kebersihan Pemdes Sukamulya untuk membantu warga kompleks perumahan.
“Insyaallah, 17 Agustus nanti akan diadakan kegiatan lomba kebersihan dan lomba-lomba lain. Termasuk akan dipertandingkan sepak bola, catur, bola voli. Tidak.hanya itu, akan dilombakan juga kasidah dan adzan,” terangnya.
Kades Dudun juga menginstruksikan kepada para ketua RT dan RW untuk melakukan pendataan warga secara lengkap.dan terperinci. Untuk mendeteksi keberadaan warga luar yang masuk ke wilayah Desa Sukamulya.
Terakhir dia menyinggung soal pajak bumi dan bangunan (PBB). Karena menurutnya, pajak merupakan modal dasar dalam mendorong pembagunan yang ada di Desa Sukamulya.
“Kalau pendapatan pajaknya baik, maka pembangunannya juga akan baik. Alhamdulilah, dari 2020, pajak kita nomor kesatu di Kecamatan Cikembar. Selain itu, Desa Sukamulya mendapat predikat nomor satu untuk kategori pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS),” ungkapnya.
Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Usep Mulyana












