RSUD R Syamsudin S.H, Jelaskan Penyebab Anak SD Dilarikan ke Ruang IGD

Senin, 24 Januari 2022 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM –  RSUD R. Syasudin S.H, Melalui Case Manager Informasi dan Keluhan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin S.H,  Muhammad Yusuf Ginanjar menyampaikan penjelasan seputar penyebab seorang anak SD di Kota Sukabumi, masuk ruang IGD usai menjalani vaksinasi Covid-19 dosis pertama,   Senin (24/1/22).

Dalam keterangannya dia menjelaskan, bahwa siswa berinisial V (10), sebelum dilarikan rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, lima hari usia menjalani vaksinasi Covid-19 dosis pertama Kamis (13/1/22) lalu, anak tersebut mengalami gejala demam tinggi.

“Hasil dari analisis pemeriksaan dokter jaga di IGD di sampaikan bahwa pasien tersebut telah mendapatkan vaksin dosis pertama minggu lalu. Setelah disuntik vaksin,.dia mengalami demam tinggi dan dapat sempat drop,” kata Yusuf.

Pihak keluarga lanjut dia,. lantas membawa anak tersebut ke ruang  IGD pada Minggu (23/01/2022) sekitar pukul 06.26 WIB dalam  kondisi tubuh yang sudah lemas, tensi tidak teraba, denyut nadinya pun sama dan ditambah degan keluhan demam.

Darii hasil pemeriksaan laboratorium sambung Yusuf, diketahui pasien tersebut di duga mengalami dengue syok sindrom atau bentuk klinis paling berat dari penyakit DBD.

“Saat diperiksa dengan hasil laboratorium di curigai dengue syok sindrom. Jadi istilahnya ada penurunan tensi yang di sebabkan oleh virus dengue atau dengan sebutan populernya demam berdarah,” ucapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan kondisi kesehatan pasien masih dalam observasi tim spesialis kesehatan anak. Hingga saat ini, pasien pun hingga detik ini masih belum stabil dan membutuhkan perawatan intensif.

“Saat ini masih di observasi nunggu dimasukkan ke ruangan PICU. Kondisinya masih naik turun jadi masih belum stabil, tensinya masih belum signifikan terus nadinya masih cepat, jadi perlu perawatan di ruang intensif,” tandasnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Ketua Kopri PMII Minta Pemerintah Serius Tangani Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
HIPMI BPC Kabupaten Sukabumi Buka Rekrutmen Anggota Baru 2026, Saatnya Pengusaha Muda Naik Level
Wujud Kekeluargaan, PT Cicatih Putra Sukabumi Tanam Kebaikan bagi Warga Sekitar
Peringatan May Day 2026 di Kota Sukabumi, Disnaker Perkuat Kebersamaan dan Kegiatan Produktif
Peringatan Hari OTDA ke-30, Bupati Sukabumi Tekankan Peningkatan Layanan Publik dan Investasi
Disnakertrans Sukabumi Perkuat Koordinasi Jelang May Day 2026
1.685 Pencaker Serbu Job Fair Sukabumi 2026, Peserta Didominasi dari Luar Kota
Soal Temuan Inspektorat Proyek Jalan Gudang, DPUTR Bakal Lakukan Evaluasi

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 18:50 WIB

Ketua Kopri PMII Minta Pemerintah Serius Tangani Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Senin, 27 April 2026 - 18:45 WIB

HIPMI BPC Kabupaten Sukabumi Buka Rekrutmen Anggota Baru 2026, Saatnya Pengusaha Muda Naik Level

Senin, 27 April 2026 - 18:10 WIB

Wujud Kekeluargaan, PT Cicatih Putra Sukabumi Tanam Kebaikan bagi Warga Sekitar

Senin, 27 April 2026 - 11:10 WIB

Peringatan Hari OTDA ke-30, Bupati Sukabumi Tekankan Peningkatan Layanan Publik dan Investasi

Senin, 27 April 2026 - 00:01 WIB

Disnakertrans Sukabumi Perkuat Koordinasi Jelang May Day 2026

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777