Anggota DPRD Kab Sukabumi: Sudah saatnya Tempatkan PKL di Tempat Khusus

Selasa, 19 Oktober 2021 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menerima audensi pedagang kaki lima (pkl) yang terkena dampak penertiban di Jalan Siliwangi dan Alun-alun Palabuhanratu.

Para PKL diterima oleh Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Badri Suhendi. Ia menegaskan, semua aspirasi pedagang akan disampaikan ke pemerintah daerah dan pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi.

“Saya berharap Pak ketua (Ketua DPRD,red) ini dengan cepat mengambil langkah-langkah untuk berkoordinasi, berkomunikasi, dengan bupati sehingga pemerintah daerah sesegera mungkin mencari solusi penempatan para pedagang,” kata Badri Suhendi kepada Jurnalsukabumi.com, Selasa (19/10/2021).

Tidak hanya itu, Badri menginginkan pemerintah daerah sesegera mungkin mengambil langkah cepat agar seluruh pedagang dapat berjualan pada wilayah yang sudah ditetapkan. Intinya harus ada win-win solution.

Di satu sisi pedagang dapat berjualan dengan nyaman dan tertib serta tidak menggangu estetika lingkungan, serta melanggar ketentuan yang berlaku.

“Sudah saatnya kita memikirkan para pedagang kaki lima ini memiliki tempat yang khusus, memiliki tempat yang baku. Tempat yang ditunjuk dan ditempatkan pemerintah daerah yang aman nyaman, tertib tidak menggangu estetika lingkungan, aturan juga tidak di langgar sehingga nyaman untuk kedepan,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya puluhan PKL melakukan audensi ke gedung DPRD Kabupaten Sukabumi. Mereka meminta pemerintah daerah menyediakan tempat relokasi atau tempat jualan baru.

Audensi dilakukan Senin (19/10) kemarin, menyusul tindakan penertiban Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukabumi terhadap PKL yang berjualan di Jalan Siliwangi dan alun-alun Palabuhanratu beberapa hari lalu.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru