Semangat Nasionalisme Pasien dan Nakes Dalam Upacara HUT RI di Tempat Isoput Saung Geulis

Selasa, 17 Agustus 2021 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Area Saung Geulis Kecamatan Cisaat Sukabumi jadi saksi semangat dan cinta kebangsaan belasan pasien Covid-19 yang melakukan upacara pengibaran bendera memperingati Hari Ulang ke-76 Republik Indonesia, Selasa (17/8/2021).

Pondok Saung Geulis sendiri beralamat di Jalan Situ Gunung KM 2.5, Desa Gunung Jaya, Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi.

Seperti diketahui Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, yang juga Ketua Satgas penanganan covid 19 Kabupaten Sukabumi menjadikan Saung Geulis sebagai tempat isolasi terpusat (Isoput) yang representatif. Keputusan itu dibuat dengan diterbitkannya SK Bupati Sukabumi Nomor: 443.1/Kep.659-DINKES/2021 tanggal 13 Juli 2021 tentang Penunjukan Pusat Isolasi Pasien Khusus Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Sukabumi Tahun 2021.

Sebagai tempat isolasi pasien covid 19, tentunya protokol kesehatan diterapkan secara ketat, termasuk dalam pelaksanaan upacara. Mulai mencuci tangan, menggunakan masker dan physical distancing.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Rika Mutiara Sukanda, mengatakan walau dalam kondisi perawatan, para penyintas covid 19 yang sedang isolasi tersebut tetap melaksanakan upacara dengan khidmat dan penuh semangat.

“Para pasien dan Nakes (tenaga kesehatan) di tempat Isoput sangat luar biasa. Dengan penuh semangat Mereka melaksanakan upacara pengibaran bendera memperingati HUT ke-76 RI. Apalagi dilakukan sambil berjemur, hal itu merupakan rutinitas untuk mempercepat proses penyembuhan mereka,” jelas dr. Rika.

Jumlah keseluruhan ada 15 pasien Covid-19, 8 Nakes, dan 10 orang lainnya, tampak khidmat mengikuti upacara. Dalam kegiatan itu, Rika bertindak sebagai inspektur pada upacara.

“Dengan motivasi yang tinggi dan kecintaan terhadap bangsa, mereka ingin merayakan hari kemerdekaan. Sekaligus di sisi lain menunjukkan bahwa mereka masih bisa beraktifitas ditengah isolasi yang sedang mereka dijalani,” pungkas Rika.

Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru