PPKM Darurat di Kecamatan Sukaraja, Petugas Bubarkan Hajatan dan Kerumunan Wisatawan

Minggu, 11 Juli 2021 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Aparatur di Kecamatan Sukaraja berkolaborasi dengan petugas Polsek, Danramil dan Puskesmas gencar melakukan pemantauan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayahnya. Sejumlah tindakan sudah dilakukan, diantaranya pembubaran hajatan dan kerumunan wisatawan.

Camat Sukaraja, Budianto, mengatakan setiap hari petugas yang tergabung dalam Satgas Covid-19 tingkat kecamatan selalu memberikan informasi kepada warga masyarakat. Kegiatan dimulai sejak pagi berupa operasi penerapan PPKM Darurat di wilayah jalur, pasar, dan tempat-tempat lain. Serta malam aru berupa sidak untuk warung dan tempat usaha yang masih buka.

“Kemudian kami juga ada pembubaran di lokasi tempat wisata hingga gelaran hajatan pernikahan dengan pesta organ tunggal di tengah pandemi Covid-19 dan tempat kerumunan lainnya,” kata Budianto kepada Jurnalsukabumi.com, Minggu (11/7/2021).

Budianto menegaskan, meskipun petugas sudah berjuang keras untuk melakukan pemantauan penerapan PPKM Darurat, dan dilakukan penindakan, masih ada masyarakat yang bandel. Tak sedikit masyarakat yang kembali melakukan aktivitas setelah petugas selesai sidak.

“Saya himbau kepada warga masyarakat agar patuh dalam pelaksanaan penerapan PPKM Darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang, diperpanjang atau tidaknya kami belum tahu yang jelas masyarakat wajib mematuhinya guna memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19 khususnya di wilayah Kecamatan Sukaraja,” tandasnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor

 

Berita Terkait

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Kuasa Hukum Teni Ridha Shi Ajukan Eksepsi, Minta Surat Dakwaan Batal Demi Hukum
Dua Perusahaan Tambang di Sukabumi Didesak Bertanggung Jawab, Hak Ratusan Pekerja Belum Tuntas
Kejari Sukabumi Musnahkan Barang Bukti, Kasus Obat Terlarang Paling Menonjol
Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Modus Bakso Isi Sabu Terbongkar, Lapas Sukabumi Perketat Pengawasan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:33 WIB

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:50 WIB

Kuasa Hukum Teni Ridha Shi Ajukan Eksepsi, Minta Surat Dakwaan Batal Demi Hukum

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Dua Perusahaan Tambang di Sukabumi Didesak Bertanggung Jawab, Hak Ratusan Pekerja Belum Tuntas

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:27 WIB

Kejari Sukabumi Musnahkan Barang Bukti, Kasus Obat Terlarang Paling Menonjol

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Berita Terbaru