BKPH Lengkong Masih Membutuhkan Suntikan Tenaga Buruh

Kamis, 18 Februari 2021 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lengkong KPH Sukabumi, mengelola lahan hutan pinus sekitar 3.000 hektare. Luas lahan tersebut tersebar di RPH Hanjuang Barat, Tengah dan Timur.

Saat ini rasio perbandingan antara jumlah buruh sadap dengan luas hutan produksi pinus dinilai masih belum proporsional.

Asper BKPH Lengkong, Dede Sutisna menjelaskan, buruh sadap aktif berjumlah 620 orang. Jika mengacu pada luas lahan garapan dalam hitungan hektare, satu orang memiliki area lahan sadapan rata-rata seluas 4 hektare.

“Itu pun jika letak tanam dari satu pohon ke pohon lain berjarak agak rapat. Tapi jika jaraknya cukup berjauhan dengan lahan sadapan hanya mencapai sekitar 2 hektare,” katanya kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (18/02/2021).

Jika dihitung lebih terperinci lagi lanjut dia, saat ini Asper BKPH Lengkong masih membutuhkan suntikan tenaga buruh sekitar 130 hingga 200 orang.

“Kekurangan tenaga buruh diakibatkan banyaknya pegawai yang lebih tergiur dengan pekerjaan yang bersifat spekulatif dan temporer. Mereka memilih melepas pekerjaan dengan penghasilan yang pasti dan memdapatkan jaminan asuransi dari perusahaan,” jelasnya.

Pada bagian lain dia mengatakan, setiap kilogram getah pinus kata Dede, buruh mendapatkan upah sebesar Rp3.500. Jika dalam satu hari setiap buruh bisa menghasilkan sadapan getah pinus sebanyak 40 kilogram, maka dalam satu bulan dia mandapatkan upah sebesar Rp4,2 juta.

“Ini jelas pekerjaan yang hasilnya lebih nyata dan menjanjikan masa depan. Ketimbang bekerja mencari sesuatu yang belum pasti keberadaannya dan mengundang bahaya hingga sampai kehilangan nyawa,” tandasnya.

Reporter: Usep Mulyana | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS
ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager
PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha
Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani
SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen
SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah dan Pemotongan Hewan Kurban

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:26 WIB

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Senin, 1 Juni 2026 - 12:14 WIB

DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:53 WIB

PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:22 WIB

Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani

Berita Terbaru