Covid-19 Belum Usai, Gerakan Bagi-bagi Masker Digeber hingga Pelosok Desa

Rabu, 6 Januari 2021 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Laju penularan covid-19 belum usai. Ragam cara dilakukan guna melumpuhkan dan memutus mata rantai penyebaran virus asal Wuhan ini hingga pelosok desa.

Seperti halnya Pemerintah Desa (Pemdes) Kalaparea, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, yang tak henti terus melakukan kegiatan bagi-bagi masker secara gratis kepada warganya.

“Ia, kami juga dibantu Lembaga Pemberdayaan Masyarak (LPM) serta jajaran desa yang terus membagikan masker secara berkelanjutan,” ujar Kades Kalaparea, Heri Kurniawan kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (06/01/2021).

Menurutnya, gerakan bagi-bagi masker terus bergulir hingga pelosok desa. Hal ini dilakukan mengingat laju penularan covid-19 belum usai. Hal ini dilakukan lantaran masih kurangnya kesadaran warga. “Ya, terutama soal menjaga jarak yang sangat sulit dan terus masih kami geber sosialisasinya,” kata Heri.

Bahkan, berdasarkan data teranyar Satuan Tugas Penanganan Corona Kabupaten Sukabumi, sebaran Covid-19, Senin (04/1/2021) pukul 14.00 WIB, untuk probable jumlah total ada 124, dengan rincian, 90 orang meninggal dunia, isolasi 3 orang dan 31 selesai.

Lanjut Heri, sementara untuk yang mengalami kontak erat total ada 3502, dengan rincian 3311 Discarded dan ada 191 yang di karantina. Untuk Suspek, jumlah total ada 6190 dengan rincian 6088 Discarded, 41 di isolasi dan 61 karantinan.

“Kami mengajak semua elemen masyarakat berpartisipasi mengampanyekan gerakan bagi-bagi masker untuk menggugah kesadaran masyarakat agar disiplin mengenakan masker secara benar,” imbuhnya.

Tak hanya itu masih kata Heri, upaya memperkuat kesadaran masyarakat akan pentinganya 3M yakni, menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak pun kerap dilakukan di setiap kegiatan umum.

“Ya, seperti malam kemarin ada kegiatan hiburan wayang golek dan otomatis warga berkumpul. Kita manfaatkan moment tersebut sebagai ajang sosialisasi 3M ini,” tandasnya.

Reporter: Cr1 | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

SPPT PBB 2026 Terbit, Kades Jayanti Imbau Warga Segera Lunasi Pajak
Rumah Warga di Parakansalak Sukabumi Ambruk, Kepala Desa Bojongasih Imbau Warga Waspada!
Gema Ramadan Padepokan Silaturahmi: Bangun Karakter Generasi Muda Melalui Seni Beladiri dan Religi
Digiring Pakai Rompi Oranye, Kades Neglasari Jadi Tersangka Korupsi Rp394 Juta
Bupati Sukabumi Asep Japar Resmikan Bale Binangkiti Desa Sagaranten
Kopi Purbawati Sukabumi Jadi Ikonik Perekonomian Desa
Hardesnas 2026, Bupati Sukabumi Dorong Lahirnya Desa Inovatif dan Penguatan Potensi Ekonomi
Permudah Layanan Pajak Kendaraan, Sangkuriang P3DW Cibadak Diluncurkan

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:54 WIB

SPPT PBB 2026 Terbit, Kades Jayanti Imbau Warga Segera Lunasi Pajak

Sabtu, 28 Maret 2026 - 20:36 WIB

Rumah Warga di Parakansalak Sukabumi Ambruk, Kepala Desa Bojongasih Imbau Warga Waspada!

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:29 WIB

Gema Ramadan Padepokan Silaturahmi: Bangun Karakter Generasi Muda Melalui Seni Beladiri dan Religi

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:03 WIB

Digiring Pakai Rompi Oranye, Kades Neglasari Jadi Tersangka Korupsi Rp394 Juta

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:05 WIB

Bupati Sukabumi Asep Japar Resmikan Bale Binangkiti Desa Sagaranten

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777