Listrik Mati di Belasan Kecamatan Tepat Hari Pencoblosan, Dampaknya Apa?

Rabu, 9 Desember 2020 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Proses rekapitulasi hasil suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sukabumi tahun 2020 ini terganggu, akibat mati lampu, Rabu (08/12/2020).

Komisioner KPU Kabupaten Sukabumi Divisi Teknis Pemungutan dan Penghitungan Suara, Budi Ardiyansyah mengatakan, saat ini sebagian TPS sudah mulai melakukan penghitungan suara hasil pencoblosan. Namun, tak sedikit terganggu akibat gangguan listrik.

“Sesuai laporan ada 17 kecamatan yang hingga saat ini mengalami mati lampu. Kondisi ini dipastikan akan menganggu proses di TPS, walaupun tidak terlalu vital,” ujar Budi.

Hanya saja, yang paling dirasakan yaitu proses pengiriman pelaporan dari TPS pendukung aplikasi Sirekap Mobile KPPS. Karena jaringan internetya lemah.

“Meski tidak mati total semua. Akan tetapi laporan rekapitulasi tersendat,” terangnya.

Sementara itu, Humas PLN UP3 Sukabumi Wiwin Darwati menyampaikan permintaan maaf akan gangguan tersebut. Mati lampu tersebut akibat bencana angin kencang sehingga banyak pohon tumbang dan ada beberapa wilayah yang mengalami aliran listrik mati.

“Tepat hari Selasa kemarin, hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan beberapa jaringan dan gardu listrik mengalami gangguan padam. Hingga saat ini, kami pun tengah upaya melaukan perbaikan,” terangnya.

Gangguan tersebut kata Wiwin, terjadi di beberapa wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi, diantaranya Sukaraja, Cibadak, Cikembar, dan wilayah Selatan Palabuhanratu.

“Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya dan kami sedang mengupayakan dengan mengerahkan semua tenaga agar listrik segera  normal kembali,” pungkasnya.

Reporter: Ruslan AG II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Kejari Sukabumi Musnahkan Barang Bukti, Kasus Obat Terlarang Paling Menonjol
Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Cibadak, BPBD Sukabumi Salurkan 10 Ribu Liter untuk 315 KK
Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik
Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi
Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam
Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:27 WIB

Kejari Sukabumi Musnahkan Barang Bukti, Kasus Obat Terlarang Paling Menonjol

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Senin, 29 Juni 2026 - 13:56 WIB

Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:34 WIB

Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam

Berita Terbaru