Bantuan Pengobatan Penderita Tumor Ganas di Cikembar Mengalir Deras

Selasa, 24 November 2020 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Nanan (43) Warga Kampung Mayak, RT. 02/ 02, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, harus rela terbaring dan tidak bisa beraktifitas secara normal.

Pasalnya, selama hampir 10 tahun, dia divonis mengidap tumor ganas di bagian mata sebelah kiri. Kepedulian dan empati pun nampak dirasakan nyata, sebab dua hari kedepan Ia akan kembali melakukan uji pengobatan di Bandung.

“Ya, penyakit memang sudah lama. Bahkan, sudah melakukan pengobatan ke beberapa rumah sakit,” kata Kepala Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Solehudin Wahid kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (24/11/20).

Kepastian itu lanjut dia, diperoleh usai Nanan melakukan serangkaian pemeriksaan di Rumah Sakit Kartika kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudim, SH Kota Sukabumi (Bunut).

“Setelah di bawa ke RSUD R. Syamsudin, SH Kota Sukabumi, kemudian pasien dirujuk lagi ke RS Mata Cicendo, Bandung,” bebernya.

Solehudin menuturkan, setelah mengetahui hal tersebut. Pihaknya langsung membentuk tim relawan untuk melakukan penggalangan dana dengan menggandeng beberapa organisasi masyarakat (Ormas).

“Kami bergerak cepat melakukan penggalangan dana. Insyaallah, hari Kamis (25/11/20) akan di bawa ke RS Mata, Cicendo, Bandung,” terang dia.

Sementara itu di tempat terpisah, Sekjen Ormas Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Rayon Cikembar, Yusdi mengatakan, pihaknya pun turut empati dan segera akan membantu melakukan penggalangan dana.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan seluruh Rayon AMS untuk membantu melakukan penggalangan dana,” sambungnya.

Selain itu lanjut Yusdi, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan AMS Kabupaten Sukabumi, Pusat dan AMS Rayos Cicendo Bandung untuk membantu melakukan pengawalan.

“Jadi, selain melakukan penggalangan dana AMS pun akan mengawal dan membantu dalam pengurusan administrasi hingga menyediakan rumah singgah di Bandung. Agar selama di sana, pasien dan keluarganya, bisa beristirahat dengan tenang sampai proses pengobatan selesai. Sementara untuk kendaraan Ambulance yang akan mengantarkan pasien akan dibantu oleh Ormas Garis,” pungkasnya.

Reporter: Ruslan AG II Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Kejari Sukabumi Musnahkan Barang Bukti, Kasus Obat Terlarang Paling Menonjol
Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Cibadak, BPBD Sukabumi Salurkan 10 Ribu Liter untuk 315 KK
Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik
Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi
Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam
Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:27 WIB

Kejari Sukabumi Musnahkan Barang Bukti, Kasus Obat Terlarang Paling Menonjol

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:43 WIB

Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Cibadak, BPBD Sukabumi Salurkan 10 Ribu Liter untuk 315 KK

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Senin, 29 Juni 2026 - 13:56 WIB

Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi

Berita Terbaru