JURNALSUKABUMI.COM – Akibat curah hujan yang cukup tinggi, sebuah rumah di kompleks Perumahan Bumi Cikembang Asri (BCA) Cikembar, milik seorang guru ngaji terendam air setinggi mata kaki, Sabtu (24/10/2020).
Peristiwa yang terjadi di rumah ustadzah Shinta di Blok G 5, nomor 4 itu akibat meluapnya air dari sebuah drainase yang tidak bisa menyalurkan secara normal karena debet air yang cukup besar.
“Air setinggi mata kaki menggenangi rumah Bu ustadzah Shinta. Beruntung, kejadian itu tidak membahayakan penghuni rumah,” jelas Aris, Ketua RT Perum BCA.
Aris menyebut, berkat kesigapan warga kompleks bersama pemilik rumah, luapan air yang begitu deras yang berasal dari jalan poros utama Perum BCA bisa teratasi.
“Saya dibantu warga dan pemilik rumah, bahu membahu melakukan penanganan segera, agar genangan air lekas surut,” katanya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, posisi rumah guru ngaji tersebut berada di lokasi yang lebih rendah dari warga kompleks lainnya. Diperparah dengan kondisi drainase yang sudah tidak berfungsi normal. Akibatnya, air dengan mudah masuk ke pemukiman warga perumahan.
Beruntung kata dia, banjir kali ini tidak separah kejadian banjir di tahun 2016 silam. Waktu itu, semua rumah yang ada di kompleks perumahan tersebut hampir seluruhnya terendam banjir.
“Kejadian 4 tahun lalu, tepatnya 2016, rumah-rumah terendam total. Alhamdulilah tahun ini, banjir bisa dikendalikan dengan dibangunnya tanggul setinggi lutut, jadi genangan air hanya di bagian depan saja,” pungkasnya.
Reporter: Hendi II Redaktur: Usep Mulyana












