Tiga Bapaslon Bupati Sukabumi Jalani 15 Tahapan Tes Kesehatan di Bandung

Rabu, 9 September 2020 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Tiga Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) yakni pasangan Abu Bakar Sidik- Sirojudin, Adjo Sardjono-Iman Adinugraha dan Marwan Hamami-Iyos Somantri, mengikuti hajatan Pilkada Kabupaten Sukabumi menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung. Kesehatan Bapaslon ini dilaksanakan selama dua hari sejak Selasa hingga Rabu 2020 meliputi pemeriksaan kesehatan secara jasmani dan rohani.

Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan Calon Kepala Daerah di Jawa Barat dr Erwan Martanto mengatakan,
Tes pertama yang dilakukan oleh Bapaslon Bupati Sukabumi adalah tes Covid-19 dengan metode Swab Polymerase Chain Reaction (PCR). Setelah tes PCR, mereka menjalani psikotes dan mengisi sejumlah formulir untuk kepentingan pemeriksaan kesehatan.

“Kalau negatif akan dilanjut dengan pemeriksaan pendahuluan seperti pemeriksaan penyakit dalam, saraf, bedah ortopedi, dan bedah neurologi. Pemeriksaan dilakukan secara bergantian,” ungkapnya.

Dia mengatakan, ada 15 item pemeriksaan kesehatan yang akan dijalani setiap calon. Setiap pemeriksaan dilaksanakan selama 2 hari 1 malam.

Pemeriksaan kesehatan ini dilaksanakan selama 4 Hari mulai dari 7-10 September 2020 yang diikuti 22 pasang atau 44 orang yang berasal dari 7 kabupaten dan kota penyelenggara Pemilihan Serentak Tahun 2020. Adapun untuk Bapaslon dari Kabupaten Sukabumi dijadwalkan pada 8-9 September 2020 beriringan dengan 4 Pasangan dari Kota Depok dan 6 Pasangan dari Kabupaten Bandung.

Dalam proses pemeriksaan kesehatan ini tentunya sangat menerapkan protokol pencegahan dan penyebaran Covid-19, bahkan lebih lanjut dr. Erwan Martanto mengatakan

“Kita gunakan sumber daya 75 dokter, semua bergantian kerja selama 3 hari itu. Prosedur pencegahan Covid-19 konsisten kita lakukan supaya kita tidak menularkan dan tidak boleh tertular. Semua peserta yang melakukan pemeriksaan kita cek dan jaga jarak. Yang beda dari pilkada sebelumnya, semua pendukung dan pers tidak melakukan tatap muka dalam pemeriksaan tahun ini,” pungkasnya.

Reporter: Ifan || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Cabai Jadi Harapan Hidup, Petani Sukabumi Rela Panggul Air Jauh ke Lereng Kebun
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru