Gerindra Usung AMAN di Pilkada Sukabumi, Ini Penjelasan Hergun

Selasa, 1 September 2020 - 23:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) akhirnya memutuskan pasangan Adjo Sardjono-Iman Adinugraha (AMAN) di Pilkada Kabupaten Sukabumi. 

Kepastian itu setelah adanya surat rekomendasi DPP Partai Gerindra bernomor: 08.980/Rekom/DPP-Gerindra/2020. Diketahui, Iman merupakan politisi PAN yang kini menjabat Bendahara DPW PAN Jawa Barat. 

Ketua DPP Partai Gerindra Heri Gunawan mengatakan, terkait tanggal surat rekomendasi per tanggal 5 Agustus 2020 lantaran sehubungan dengan adanya Kongres Luar Biasa (KLB) di Partai Gerindra pada tanggal 08 Agustus 2020 lalu.

“Perihal tanggal dikeluarkan 5 Agustus sehubungan dengan adanya KLB alias Kongres Luar Biasa di Partai Gerindra pada tanggal 08 Agustus 2020. Karena setelah KLB, posisi menjadi demisioner dan belum ada SK Kemenkumham, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Hergun, sapaan akrab Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR-RI ini kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (1/09/2020).

Anggota Komisi XI DPR RI ini berharap penjelasan ini dapat dipahami secara internal oleh pasangan calon (Paslon) dan ataupun pengurus partai pada semua tingkatan. Mulai sayap partai, kader, simpatisan, relawan dan para dewan. 

Mengenai masa periode 2020-2024, Hergun menjelaskan kepala daerah hasil Pilkada serentak 2020 hanya akan menduduki jabatan maksimal empat tahun. Ketentuan waktu itu, seiring dengan perubahan kebijakan Pilkada yang akan dilakukan serentak pada November 2024, bersamaan dengan Pemilihan Presiden dan juga Pemilihan Umum Legislatif.

Ditambahkan Hergun, sesuai Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, para kepala daerah yang masa jabatannya tidak penuh akan memperoleh ganti rugi gaji.

“Dalam aturan tersebut ada klausal jika kepala daerah tidak menjabat penuh. Mendapatkan hak gajinya sesuai habis jabatan,” tandasnya.

Reporter: Ruslan | Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!
Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?
Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar
Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah
Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka
Tragis! Ayah dan Anak Terseret Ombak di Pantai Istiqomah Sukabumi Sang Ayah Tewas
Tantan Sulton Tekankan Profesionalisme Wartawan, PWI Sukabumi Diminta Perkuat Kompetensi!
SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:49 WIB

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka

Berita Terbaru