Ribuan Buruh Demo Tuntut THR, Dewan Minta Pemkab Turun Tangan!

Selasa, 12 Mei 2020 - 12:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menyoal aksi demo ribuan buruh dari dua perusahaan yang menuntut Tunjangan Hari Raya (THR) dibayar 100 persen, menuai tanggapan serius pihak DPRD Kabupaten Sukabumi.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) diminta segera turun tangan dan menyelesaikan keluhan buruh tersebut.

“Kami minta Pemkab Sukabumi turun tangan dan fasilitasi para buruh yang menuntut haknya,” ungkap Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Hera Iskandar, kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (12/05/20).

Pasalnya, dengan cara perusahaan yang akan mencicil THR selama dua kali itu salah kaprah dan melanggar aturan, karena dalam aturan dijelaskan bahwa H-7 Hari Raya Idul Fitri harus dicairkan THR kepada buruh.

“Mereka menuntut haknya, bahkan yang berhak mendapatkan THR adalah karyawan yang bekerja selama 30 hari sebelum hari raya harus diberikan. Meski dia sudah tidak bekerja,” jelasnya.

Menurut legislator Partai Gerindra ini, jika perusahaan berdalih atas adanya covid-19 yang terjadi harus dibuktikan. Pasalnya melihat dengan covid-19 ini perusahaan masih memperkerjakan para buruh.

“Jika dia berlindung di covid-19 mana buktinya. Tidak ada informasi adanya penumpukan barang atas kendala ini. Malah pekerja buruh masih beraktivitas,” katanya.

Kegiatan aksi demo buruh ini, kemungkinan akan terjadi di perusahaan lain. Sehingga Pemkab Sukabumi harus tanggap.

“Kami akan turun langsung mengawal para buruh ini. Pemkab segera terjun ke lapangan jangan dianggap sepele,” katanya.

Reporter: Ifan
Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Hamzah Gurnita Bongkar Keluhan Warga soal BPJS, Sudah Bayar Denda Masih Terbebani
KDM Sebut Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS, DPRD Ungkap Juknis RS Belum Jelas
Dana Bagi Hasil Provinsi Turun Rp7,4 Miliar, DPRD Dorong Anggaran Fokus ke Kebutuhan Warga
Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Petunjuk Teknis Layanan RS Tanpa BPJS
DPRD Sukabumi Bedah Evaluasi Gubernur, Arah Belanja Perubahan APBD 2026 Kembali Dibahas
Tiga Ancaman Wilayah di HUT ke-81, Dewan Hamzah Tarik Pesan Panglima TNI ke Sukabumi
DPRD Sukabumi Mulai Bedah APBD 2027, Jawaban Pemda Bakal Dikulik di Komisi
DPRD Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis, Investasi dan Tirta Jaya Mandiri Jadi Perhatian

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Hamzah Gurnita Bongkar Keluhan Warga soal BPJS, Sudah Bayar Denda Masih Terbebani

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:57 WIB

KDM Sebut Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS, DPRD Ungkap Juknis RS Belum Jelas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Dana Bagi Hasil Provinsi Turun Rp7,4 Miliar, DPRD Dorong Anggaran Fokus ke Kebutuhan Warga

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Petunjuk Teknis Layanan RS Tanpa BPJS

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:10 WIB

DPRD Sukabumi Bedah Evaluasi Gubernur, Arah Belanja Perubahan APBD 2026 Kembali Dibahas

Berita Terbaru