Sepekan Ini, Harga Rempah-rempah di Pasar Semi Modern Cicurug Kian Meroket

Jumat, 6 Maret 2020 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Harga rempah-rempah di Pasar Semi Modern (PSM) Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, mengalami peningkatan sejak beberapa hari terakhir ini.

Peningkatan harga tersebut pun dirasakan cukup signifikan. Pasalnya, harga beberapa komoditas rempah-rempah saat ini meroket cukup cepat hingga berlipat-lipat dari harga sebelumnya.

Pantauan jurnalsukabumi.com, Jumat (06/02/20), harga
kunyit misalnya, dari harga sebelumnya kisaran Rp 8 ribu menjadi Rp 12 ribu perkilonya, harga jahe dari Rp 30 ribu jadi Rp 42 ribu perkilo, harga kencur awalnya Rp 40 ribu jadi Rp 60 ribu perkilonya. Bahkan, yang paling meroket yaitu harga lengkuas, semula hanya Rp 6 ribu sekarang meningkat hingga Rp 24 ribu.

Kepala Pasar Semi Modern Cicurug, Sulaeman mengatakan, bahwa benar harga rempah-rempah yang berada di PSM Cicurug mengalami peningkatan harga. Peningkatan tersebut dirasakan sejak satu minggu terakhir ini. Biasanya, peningkatan harga tersebut dari langkanya pengiriman barang ke pasar-pasar.

“Ada beberapa faktor penyebab kenaikan tersebut. Bisa saja karena faktor cuaca atau pun langkanya remapah-rempah saat ini. Kami juga, telah melaporkan langsung ke dinas paska kenaikan tersebut,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (06/02/20).

Ditempat yang sama, Salah satu pedagang Eneng (30) mengatakan, bahwa harga tersebut naik belum lama ini. Akan tetapi, tidak berpengaruh signifikan terhadap penjualan di pasaran.

“Dengan adanya kenaikan harga, pembeli sih selalu ada, namun mereka mengurangi takaran saja. Misalnya, biasa suka beli satu kilo jadi seperempat. Kenaikan harga ini sudah hampir satu minggu,” singkatnya.

Reporter: Herwanto
Redaktur:Ujang Herlan

Berita Terkait

BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Operasional Bakal Buka Kembali Tanggal 18 Mei 2026
Wujud Nyata CSR, 4 Perusahaan di Gunungguruh Tuntaskan Perbaikan Drainase di Desa Cikujang
Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu
Pupuk NPK ‘Zonk’ Beredar, SMSI Sukabumi Raya Soroti Kinerja KP3 Sukabumi
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi
Warga Cibadak Bakal Nikmati Perluasan Jaringan Air Bersih Perumda AMTJM
Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:52 WIB

BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Operasional Bakal Buka Kembali Tanggal 18 Mei 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 19:11 WIB

Wujud Nyata CSR, 4 Perusahaan di Gunungguruh Tuntaskan Perbaikan Drainase di Desa Cikujang

Senin, 11 Mei 2026 - 18:25 WIB

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:08 WIB

Pupuk NPK ‘Zonk’ Beredar, SMSI Sukabumi Raya Soroti Kinerja KP3 Sukabumi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Berita Terbaru

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB