JURNALSUKABUMI.COM – Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Alue Dohong kebijakan pemerintah selama covid-19 ekonomi di sektor wisata cukup mengalamai penurunan.
Pasalnya, dengan pemberlakukan menutup tempat wisata tentu sangat berpengaruh besar terhadap perekonomian di tahun 2020 ini.
“Dampak tersebut jelas ada penurunan investasi. Ya, kurang lebih di angka 20%,” ujar Alue Dohong saat kunjungan ke Kawasan Wisata Alam Situgunung di Gedung Tourist Information Center (TIC) Kadudampit, kemarin (11/6/20).
Oleh karena itu, berbagai antisipasi dan kegiatan seperti Kunjungan Kerja (Kunker) ini kembali dilakukan lagi. Termasuk, perhatiannya kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
“Kita juga tidak ingin berlama-lama berhenti lah. Karena, supaya ekonomi utuh kembali,” jelasnya.
Masih kata Wakil Mentri LHK itu, diprediksikan dalam waktu dekat ini pun pihaknya akan segera kembali mengeluarkan kebijakan di Kabupaten Sukabumi untuk sektor wisata seperti semula.
“Kita akan membuka kembali obyek wisata. Akan tetapi, tidak mengesampingkan kesehatan karena perlu di antisipasi juga. Untuk itu kita akan pertimbangkan setelah Kabupaten Sukabumi sudah zona biru,” tutupnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Iyos Somantri mengatakan, Kunker kemarin dalam rangka meninjau langsung kesiapan tempat wisata yang akan di buka kembali setelah Zona Biru dengan menerapkan Protokol Kesehatan Covid 19.
“Dalam waktu dekat ini akan segera di sampaikan terkait Protokol kesehatan dan batasan pengunjungnya soal obyek wisata ini. Terlebih, kondisi situs wisata di kawasan Suspension Bridge sejauh ini sudah siap,” jelasnya.
Sekda berharap icon wisata di Kabupaten Sukabumi tersebut dapat menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara sehingga berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.
“Mudah-mudahan dengan dibukanya Suspension Brige ini setelah Zona biru akan berdampak bagi masyarakat sehingga perekonomian bisa bergulir dan multiplayer efeknya bisa di rasakan oleh seluruh warga masyarakat,” pungkasnya.
Reporter: Hendi II Redaktur: Ujang Herlan












