Meninggalkan Kampung Lama, Kasepuhan Ciptamulya Bersiap dengan Identitas Baru

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, bersiap memasuki babak baru setelah kebakaran hebat melanda permukiman warga pada 25 Juli 2026.

Bukan hanya lokasi permukiman yang akan bergeser. Identitas kampung adat tersebut juga dipastikan akan berubah.

Ketua Adat Kasepuhan Ciptamulya, Abah Hendrik Suhendrik Wijaya, mengungkapkan kampung baru yang disiapkan sekitar satu kilometer dari lokasi lama nantinya tidak lagi menggunakan nama Ciptamulya.

“Nanti pasti ada ganti nama. Pasti ada ganti. Tidak Ciptamulya, pasti diganti,” kata Abah Hendrik, Selasa (11/8/2026).

Perubahan nama tersebut menjadi bagian dari proses membangun kembali kehidupan masyarakat setelah kebakaran menghanguskan puluhan rumah warga.

Lokasi baru telah disiapkan di kawasan yang berjarak sekitar 15 menit berjalan kaki dari kampung lama. Meski relatif dekat, perpindahan tersebut bukan sekadar memindahkan rumah dari satu tempat ke tempat lain.

Masyarakat tetap harus mengikuti tetekon adat, termasuk menentukan tahapan pembangunan dan struktur utama kampung.

Abah Hendrik memastikan pembangunan tidak akan dilakukan secara terburu-buru. Bangunan pertama yang harus berdiri adalah Imah Gede, kemudian dilanjutkan dengan struktur adat lainnya, termasuk Pegawai Tuju.

“Yang pindah itu harus rumah Imah Gede dulu. Mereka tahu, jangan terburu-buru,” ujarnya.

Pembangunan rumah warga baru dapat dilakukan setelah struktur utama adat tersebut selesai. Waktu pelaksanaannya pun menyesuaikan kalender adat.

Menurut Abah Hendrik, pembangunan diperkirakan mulai dilakukan setelah rangkaian Safar Mulud selesai. Masyarakat kemudian akan bergotong royong membangun kembali permukiman yang menjadi tempat tinggal mereka.

“Setelah habis Safar Mulud, kalau sudah selesai ini waktunya mau dibangun, berbondong-bondong bergotong royong untuk Imah Gede dulu,” katanya.

Sementara itu, lokasi kampung lama tidak direncanakan kembali menjadi kawasan permukiman.

Abah Hendrik menyebut area tersebut kemungkinan akan memiliki fungsi baru, seperti ruang istirahat atau lapangan. Namun, pemanfaatan kawasan tersebut masih akan dibahas lebih lanjut.

“Kalau kata Abah memang enggak bakalan diisi lagi. Buat rest area atau bagaimana di sini, untuk lapangan bola atau apa nantinya,” ungkapnya.

Perubahan lokasi sekaligus nama kampung membuat proses pemulihan pascakebakaran memiliki makna yang lebih luas. Masyarakat bukan hanya membangun kembali rumah yang hilang, tetapi juga menyusun kembali ruang kehidupan komunitas dengan tetap mempertahankan aturan adat.

Bantuan dari pemerintah dan berbagai pihak juga menjadi salah satu penopang proses pemulihan warga. Pemerintah Provinsi Jawa Barat disebut telah menyiapkan bantuan pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak.

Namun, pelaksanaannya tetap harus menyesuaikan tahapan yang berlaku di lingkungan adat.

Abah Hendrik mengatakan warga sangat terbantu dengan berbagai bantuan yang telah diberikan setelah bencana.

“Alhamdulillah sangat terbantu,” ujarnya.

Bagi masyarakat Kasepuhan, kebakaran tersebut telah mengubah banyak hal. Rumah-rumah yang selama ini menjadi tempat tinggal hilang dalam waktu singkat. Warga kemudian harus menjalani kehidupan sementara di rumah kerabat maupun tempat pengungsian.

Kini mereka bersiap membangun kembali kehidupan di lokasi baru.

Perubahan nama kampung menjadi penanda bahwa yang dibangun nantinya bukan sekadar permukiman pengganti, melainkan sebuah lingkungan baru yang tetap membawa nilai, tata kehidupan, dan tradisi Kasepuhan.

Kila-kila atau firasat mengenai perubahan juga disebut telah ada sebelum bencana terjadi.

“Iya, memang dari sebelumnya juga sudah ada kila-kila, firasat atau bagaimana. Ya mungkin dengan tegurannya bencana ini, mungkin waktunya ke sana,” tutur Abah Hendrik.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Diduga Belum Kantongi Izin, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Dikeluhkan Warga
Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban
Satu Keluarga Terjun ke Jurang di Ciemas, Ayah Meninggal Dunia
Bawa Muatan 9 Ton, Truk Terguling di Tanjakan Baed Warungkiara
Pasokan Solar Nelayan Palabuhanratu Disanggupi 240 KL, HNSI Minta Fleksibel saat Darurat
Perahu Nelayan Hampir Tenggelam di Perairan Palabuhanratu, Ikan Pepetek Berhamburan
Dugaan Peras Poktan, Pria Ngaku KPK Jabar Terancam 9 Tahun Kurungan 
BBM Solar Langka, HNSI Sukabumi Siap Geruduk Kantor Pertamina

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 15:35 WIB

Diduga Belum Kantongi Izin, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Dikeluhkan Warga

Jumat, 25 September 2026 - 18:22 WIB

Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban

Jumat, 25 September 2026 - 15:08 WIB

Satu Keluarga Terjun ke Jurang di Ciemas, Ayah Meninggal Dunia

Jumat, 25 September 2026 - 15:02 WIB

Bawa Muatan 9 Ton, Truk Terguling di Tanjakan Baed Warungkiara

Kamis, 24 September 2026 - 17:03 WIB

Pasokan Solar Nelayan Palabuhanratu Disanggupi 240 KL, HNSI Minta Fleksibel saat Darurat

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam