BBM Solar Langka, HNSI Sukabumi Siap Geruduk Kantor Pertamina

Selasa, 22 September 2026 - 13:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang dikeluhkan nelayan di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mendapat perhatian serius dari DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Sukabumi.

Sebagai bentuk protes sekaligus meminta kejelasan atas kondisi tersebut, HNSI Kabupaten Sukabumi berencana menggeruduk Kantor Pertamina Kota Sukabumi pada Kamis, 24 September 2026.

“Kelangkaan solar bersubsidi menjadi persoalan paling mendesak. Bahkan sudah dirasakan cukup lama dan berbagai upaya penyelesaian persoalan pun sudah kami tempuh, namun hingga saat ini belum juga ada kejelasan dari Pertamina,” tegas Ketua DPC HNSI Kabupaten Sukabumi, H. Dede Ola, kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (22/9/2026).

Rencana aksi tersebut pun lanjut dia, sudah dilayangkan dalam surat pemberitahuan aksi massa bernomor 005/DPC-HNSI/SUKABUMI/IX/2026 yang ditujukan kepada Kapolresta Sukabumi melalui Sat Intelkam.

Dalam suratnya, HNSI menyebut kelangkaan solar untuk nelayan di Palabuhanratu berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Kondisi tersebut juga dinilai dapat mengganggu aktivitas dan kepentingan nelayan dalam menjalankan kegiatan melaut.

“DPC HNSI Kabupaten Sukabumi bermaksud mengadakan aksi massa ke kantor Pertamina Sukabumi untuk mempertanyakan kondisi tersebut,” kata H. Dede Ola.

Aksi dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di Gedung Kantor Pertamina Kota Sukabumi. HNSI memperkirakan sekitar 200 orang akan ikut dalam aksi tersebut.

Dan langkah ini diambil setelah sebelumnya melakukan audensi bersama DPRD, DPR RI, Dinas Perikanan hingga sudah ditembuskan ke Pertamina. Namun juga belum ada kejelasan.

“Aksi ini pada pokoknya ditujukan untuk mempertanyakan kondisi ketersediaan solar yang dibutuhkan nelayan,” tandasnya.

Dengan rencana aksi tersebut, perhatian kini tertuju pada Pertamina untuk memberikan penjelasan mengenai kondisi pasokan solar yang dikeluhkan nelayan Palabuhanratu.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk
Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas
Cut and Fill di Cikembar Dikeluhkan, Warga Soroti Debu dan Kebisingan 
Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi
Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Cut and Fill di Cikembar Dikeluhkan, Warga Soroti Debu dan Kebisingan 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Berita Terbaru

Religi

BAZNAS Kabupaten Sukabumi Bawa Pulang Penghargaan Nasional

Jumat, 16 Okt 2026 - 12:22 WIB