Dugaan Peras Poktan, Pria Ngaku KPK Jabar Terancam 9 Tahun Kurungan 

Rabu, 23 September 2026 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dua orang berinisial ES dan EK terancam hukuman maksimal 9 tahun kurungan setelah diamankan Satreskrim Polres Sukabumi dalam perkara dugaan pemerasan dengan mengatasnamakan salah satu lembaga.

Keduanya diamankan di Kampung Citepus, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, setelah polisi menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pemerasan terhadap seorang ketua kelompok tani berinisial RF.

Kasatreskrim Polres Sukabumi Iptu Dudi Suharyana mengatakan, pengungkapan perkara tersebut bermula dari laporan masyarakat yang mengadukan adanya dugaan pemerasan.

“Adapun dasar kami melaksanakan penanganan tersebut diawali dari adanya laporan masyarakat yang melaporkan kepada kami terkait dengan dugaan pemerasan. Setelah kita tindak lanjuti, ternyata memang kita menemukan apa yang menjadi aduan dari masyarakat,” ujar Dudi, Rabu (23/9/2026).

Polisi kemudian mengamankan ES dan EK yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

Penanganan perkara itu tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/550/IX/2026 tertanggal 18 September 2026.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menduga aksi pemerasan terjadi setelah kedua pelaku menghubungi RF. Korban diketahui merupakan salah satu ketua kelompok tani yang mendapatkan bantuan.

Menurut Dudi, kedua orang tersebut menyampaikan adanya dugaan penyalahgunaan yang dilakukan RF. Mereka kemudian meminta sejumlah uang dengan iming-iming persoalan tersebut tidak akan diberitakan melalui media sosial.

“Di mana dua orang pelaku tersebut menghubungi RF dan menerangkan terkait dengan sangkaan-sangkaan adanya penyalahgunaan yang dilakukan RF, sehingga meminta sejumlah uang untuk agar menjanjikan bahwa sangkaan tersebut tidak akan diberitakan melalui media sosial,” jelasnya.

Jumlah uang yang diminta disebut mencapai Rp5 juta. Korban kemudian melaporkan persoalan tersebut kepada polisi. Setelah laporan diterima, korban kembali menemui kedua orang yang diduga pelaku.

Dalam pertemuan tersebut, uang Rp5 juta diduga diterima oleh kedua pelaku. Polisi yang telah melakukan pemantauan kemudian langsung mengamankan keduanya dan membawa mereka ke Polres Sukabumi.

“Menindaklanjuti hal tersebut, korban langsung melaporkan kepada pihak kepolisian. Dan setelah kita tindak lanjuti, kemudian korban menemui para pelaku, ternyata diduga para pelaku ternyata benar bahwa dua orang diduga pelaku tersebut menerima uang tersebut, sehingga saat itu kami lakukan langsung mengamankan kedua orang tersebut dan diamankan di Polres Sukabumi,” kata Dudi.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua unit handphone, dua buah ID card, uang tunai Rp5 juta, sejumlah tangkapan layar percakapan yang berisi permintaan uang, serta satu unit sepeda motor.

Polisi juga menemukan sejumlah identitas dan petunjuk yang berkaitan dengan lembaga yang disebut-sebut oleh kedua orang tersebut.

“Dari bukti-bukti yang ada, memang ada beberapa ID card dan petunjuk-petunjuk lain terkait dengan satu lembaga,” ungkap Dudi.

Sementara itu, polisi masih mendalami kemungkinan adanya korban lain dalam perkara tersebut. Dudi mengatakan, keterangan dari kedua orang yang diamankan masih terus didalami. Namun, polisi belum menyampaikan lebih jauh mengenai kemungkinan adanya korban lain.

“Untuk sementara kami masih mendalami kaitan dengan korban lain. Adapun dari beberapa keterangan dari diduga pelaku, kita sedang dalami, namun belum dapat kami sampaikan pada saat hari ini,” ujarnya.

Atas perbuatannya, kedua orang tersebut disangkakan Pasal 482 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Pasal tersebut, menurut polisi, memiliki ancaman hukuman maksimal 9 tahun kurungan.

“Dan pasal yang kami sangkakan atas perbuatan diduga pelaku adalah Pasal 482 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman maksimal 9 tahun kurungan,” tandas Dudi.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Perahu Nelayan Hampir Tenggelam di Perairan Palabuhanratu, Ikan Pepetek Berhamburan
Dari Surade ke Panggung Asian Games 2026, Siti Dalfa Bawa Jaipong Sukabumi ke Jepang
Babak Baru Kasus Kost Sukabumi, PH Supriyanto Klaim Kantongi Bukti Cukup
Kuasa Hukum Buka Suara soal Penggerebekan Kost di Sukabumi, Bantah Tuduhan Perzinahan
Diduga Peras Kelompok Tani, Pria Ngaku KPK Jabar Ditangkap Polisi
60 Motor Jadi Barang Bukti, Polres Sukabumi Bongkar 6 Kelompok Sindikat Curanmor
Terungkap! Dugaan Pelecehan Siswi PKL Bermula Saat Karaoke
Kasus Penggerebekan di Kost Sukabumi Bergulir, PH Supriyanto Minta Polisi dan Instansi Beri Kejelasan

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:07 WIB

Perahu Nelayan Hampir Tenggelam di Perairan Palabuhanratu, Ikan Pepetek Berhamburan

Rabu, 23 September 2026 - 15:28 WIB

Dugaan Peras Poktan, Pria Ngaku KPK Jabar Terancam 9 Tahun Kurungan 

Senin, 21 September 2026 - 12:48 WIB

Dari Surade ke Panggung Asian Games 2026, Siti Dalfa Bawa Jaipong Sukabumi ke Jepang

Senin, 21 September 2026 - 09:40 WIB

Babak Baru Kasus Kost Sukabumi, PH Supriyanto Klaim Kantongi Bukti Cukup

Sabtu, 19 September 2026 - 16:39 WIB

Kuasa Hukum Buka Suara soal Penggerebekan Kost di Sukabumi, Bantah Tuduhan Perzinahan

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam