Pesisir Sukabumi Bersuara, HNSI Minta Aturan Benur Tak Lagi Membingungkan Nelayan

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Suara nelayan pesisir selatan Sukabumi kembali menggema. Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Sukabumi mendesak pemerintah pusat dan daerah segera membenahi tata kelola benih bening lobster (BBL) atau benur yang dinilai masih menyisakan banyak ketidakjelasan di lapangan.

Ketua DPC HNSI Kabupaten Sukabumi, H. Dede Ola, menilai regulasi yang ada saat ini belum sepenuhnya memberikan kepastian hukum bagi nelayan. Akibatnya, aktivitas yang secara aturan diperbolehkan justru kerap menimbulkan kebingungan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat pesisir.

“BBL itu legal, tetapi terasa seperti ilegal. Nelayan diperbolehkan menangkap dan menjual kepada pembudidaya di Jawa Barat. Namun faktanya, nelayan masih kesulitan mengetahui jalur distribusi yang benar dan siapa pembudidaya yang diperbolehkan menerima benur tersebut,” ujarnya kepada media pada peringatan Hari Nelayan Cisolok, Rabu (24/6/2026).

Menurutnya, persoalan tidak hanya terjadi pada proses penangkapan, tetapi juga saat benur dipindahkan dari satu wilayah ke wilayah lain. Bahkan, dalam lingkup satu kabupaten pun kerap muncul persoalan yang membuat nelayan merasa berada dalam ketidakpastian.

“Masih dalam satu daerah saja kadang muncul persoalan. Ini yang membuat nelayan bingung. Jangan sampai aturan yang seharusnya melindungi justru membuat masyarakat takut menjalankan usahanya,” katanya.

Ia menegaskan polemik benur bukanlah isu baru. HNSI telah mengawal persoalan tersebut sejak lebih dari satu dekade lalu. Namun hingga kini, berbagai perdebatan terkait distribusi, budidaya, hingga pemasaran benur masih terus terjadi.

Karena itu, HNSI Kabupaten Sukabumi berencana membawa berbagai aspirasi nelayan ke pemerintah pusat agar lahir kebijakan yang lebih jelas dan mudah dipahami oleh seluruh pihak.

Selain menyoroti distribusi benur, HNSI juga mengkritisi perubahan sejumlah aturan yang dinilai kerap memunculkan perbedaan penafsiran di lapangan, termasuk terkait ukuran lobster yang diperbolehkan untuk ditangkap maupun dibudidayakan.

Meski demikian, H. Dede Ola menegaskan pihaknya tetap mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian sumber daya laut dan penegakan hukum. Namun ia berharap seluruh kebijakan dijalankan secara konsisten dan memberikan rasa keadilan bagi nelayan kecil.

“Kami mendukung hukum ditegakkan. Yang kami minta adalah kepastian, kejelasan, dan kesamaan perlakuan. Nelayan jangan sampai menjadi korban dari aturan yang multitafsir,” tegasnya.

Sebagai daerah pesisir dengan potensi benur yang cukup besar, Kabupaten Sukabumi dinilai memiliki peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung perekonomian daerah. Namun potensi tersebut dinilai belum maksimal karena masih terkendala persoalan tata kelola.

HNSI pun mendorong sinkronisasi kebijakan mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah agar tidak terjadi perbedaan interpretasi dalam pelaksanaan aturan.

“Pemerintah pusat dan daerah harus duduk bersama mencari solusi terbaik. Potensi benur ini seharusnya menjadi berkah bagi nelayan, bukan justru menimbulkan kebingungan. Yang dibutuhkan sekarang adalah kepastian aturan dan tata kelola yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat pesisir,” pungkasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Diduga Belum Kantongi Izin, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Dikeluhkan Warga
Satu Keluarga Terjun ke Jurang di Ciemas, Ayah Meninggal Dunia
Bawa Muatan 9 Ton, Truk Terguling di Tanjakan Baed Warungkiara
Pasokan Solar Nelayan Palabuhanratu Disanggupi 240 KL, HNSI Minta Fleksibel saat Darurat
Perahu Nelayan Hampir Tenggelam di Perairan Palabuhanratu, Ikan Pepetek Berhamburan
BBM Solar Langka, HNSI Sukabumi Siap Geruduk Kantor Pertamina
Dua Kendaraan Terlibat Tabrakan hingga Ringsek di Parungkuda, Pengendara Alami Luka Berat
Dari Balik Semak, Warga Cisolok Temukan Jenazah Perempuan di Bawah Pohon Pisang

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 15:35 WIB

Diduga Belum Kantongi Izin, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Dikeluhkan Warga

Jumat, 25 September 2026 - 15:08 WIB

Satu Keluarga Terjun ke Jurang di Ciemas, Ayah Meninggal Dunia

Jumat, 25 September 2026 - 15:02 WIB

Bawa Muatan 9 Ton, Truk Terguling di Tanjakan Baed Warungkiara

Kamis, 24 September 2026 - 17:03 WIB

Pasokan Solar Nelayan Palabuhanratu Disanggupi 240 KL, HNSI Minta Fleksibel saat Darurat

Rabu, 23 September 2026 - 16:07 WIB

Perahu Nelayan Hampir Tenggelam di Perairan Palabuhanratu, Ikan Pepetek Berhamburan

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam