JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat pembangunan desa berbasis keluarga dan kualitas sumber daya manusia. Melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi, Desa Buana Jaya, Kecamatan Bantargadung, diproyeksikan menjadi desa model yang mampu menghadirkan pembangunan berbasis keluarga, kesehatan reproduksi, dan pemberdayaan masyarakat.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembinaan yang digelar Bidang KB dan Kesehatan Reproduksi DPPKB Kabupaten Sukabumi di aula desa setempat, Selasa (19/5/2026). Kegiatan itu melibatkan kader KB, Kepala UPT KB Bantargadung, Puskesmas Bantargadung, pemerintah desa, hingga masyarakat.
Kepala Bidang KB dan Kesehatan Reproduksi DPPKB Kabupaten Sukabumi, Feri Budiman mengatakan, konsep desa model tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik semata, tetapi juga pembangunan kualitas keluarga dan masyarakat secara menyeluruh.
“Desa model harus mampu menghadirkan lingkungan masyarakat yang sehat, tertib administrasi kependudukan, memiliki kepedulian terhadap kesehatan reproduksi, serta mampu membangun keluarga berkualitas melalui penguatan Kampung KB,” ujarnya.
Menurut Feri, salah satu indikator penting desa model ialah keberadaan Kampung KB yang aktif dan mampu menjadi pusat edukasi keluarga di lingkungan masyarakat. Karena itu, DPPKB terus melakukan penguatan terhadap peran kader dan masyarakat agar program berjalan optimal.
“Kampung KB bukan sekadar program keluarga berencana, tetapi menjadi wadah pemberdayaan masyarakat lintas sektor yang melibatkan pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat secara bersama-sama,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, DPPKB memberikan pembinaan terkait peran kader KB, edukasi kesehatan reproduksi, pendampingan keluarga, hingga pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.
Feri menegaskan, keberhasilan desa model sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader KB, hingga masyarakat.
“Kalau semua bergerak bersama, desa model bukan hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar menjadi contoh pembangunan keluarga yang baik bagi desa lainnya,” jelasnya.
Secara nasional, konsep desa model sejalan dengan arah pembangunan berbasis keluarga dan penguatan kualitas sumber daya manusia. Selain memiliki tata kelola pemerintahan yang baik, desa model juga dituntut mampu menghadirkan pelayanan dasar yang optimal, partisipasi masyarakat yang tinggi, serta program kesehatan dan kependudukan yang berjalan efektif.
Sementara itu, Kampung KB menjadi salah satu program strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan keluarga di tingkat desa. Program tersebut tidak hanya berfokus pada pengendalian penduduk, tetapi juga peningkatan kualitas pendidikan keluarga, kesehatan ibu dan anak, penurunan stunting, hingga peningkatan ekonomi masyarakat.
DPPKB Kabupaten Sukabumi berharap Desa Buana Jaya mampu menjadi contoh positif bagi desa-desa lain dalam menciptakan masyarakat yang sehat, mandiri, dan berkualitas.
“Kami berharap Desa Buana Jaya mampu menjadi desa model yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kampung KB harus menjadi ruang edukasi, ruang pembinaan, dan ruang penguatan keluarga agar tercipta generasi yang sehat dan berkualitas,” pungkas Feri.
Redaktur: Ujang Herlan












