Teror di Muara Cikaso, Buaya 6 Meter Mulai Berani Muncul ke Permukaan

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Aktivitas warga di sekitar Muara Cikaso Indah, Desa Buniasuh, Kecamatan Tegalbuleud, mendadak berubah mencekam. Seekor buaya berukuran besar kembali menampakkan diri. kali ini bukan sekadar muncul, tetapi memangsa hewan di hadapan warga.

Peristiwa itu terjadi pada Senin pagi, 4 April 2026, sekitar pukul 07.00 WIB. Seekor anjing yang tengah menyeberangi muara sejauh sekitar 20 meter dari bibir daratan tiba-tiba disergap predator tersebut. Dalam hitungan detik, hewan itu lenyap di bawah permukaan air.

Buaya yang diperkirakan memiliki panjang 5 hingga 6 meter itu sempat kembali muncul beberapa saat setelah memangsa, seolah menegaskan keberadaannya di kawasan tersebut, sebelum akhirnya menghilang ke dalam air.

Petugas P2BK Tegalbuleud, Noris, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kemunculan buaya di kawasan Muara Cikaso bukan hal baru, namun pola perilakunya kini mulai berubah.

“Selama ini memang sering terlihat, cirinya ada warna kekuningan. Tapi belum pernah ada kejadian memangsa seperti ini yang disaksikan langsung warga,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Dalam dua pekan terakhir, kemunculan buaya dilaporkan semakin intens. Warga menyebut hewan tersebut muncul secara berkala setiap dua hingga tiga hari sekali di area muara.

Pihak kecamatan meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan membatasi aktivitas di sekitar muara. Menyeberang atau beraktivitas di tepian sungai untuk sementara waktu disarankan untuk dihindari.

“Kami minta warga tidak mendekat ke area muara dulu. Ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Noris.

Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran baru. Jika sebelumnya hanya dianggap bagian dari ekosistem, kini keberadaan buaya mulai dipandang sebagai ancaman nyata, terutama bagi warga yang beraktivitas di sekitar perairan.

“Biasanya muncul, lalu hilang lagi. Tapi sekarang sudah mulai berani mendekat dan berburu,” tambah seorang warga setempat Udin.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi
Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
15 Orang Terjebak di Sulbar, Disnakertrans Sukabumi dan Relawan KDM Siapkan Pemulangan
Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Arah Ibu Kota via Tol Bocimi Kembali Dibuka
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 18:25 WIB

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:37 WIB

Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:37 WIB

Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Berita Terbaru

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB