Pembangunan 28 Huntara di Lengkong Dimulai, Wabup Apresiasi Kolaborasi Semua Pihak

Selasa, 23 Desember 2025 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, melakukan peletakan batu pertama pembangunan hunian sementara (huntara) di Kampung Cicau, Desa Langkapjaya, Kecamatan Lengkong, Selasa (23/12/2025).

Sebanyak 28 unit huntara akan dibangun melalui bantuan ID Humanity bekerja sama dengan Disaster Management Centre (DMC). Hunian tersebut diperuntukkan bagi 28 kepala keluarga korban bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Kampung Cicau, Desa Langkapjaya.

Wabup Sukabumi mengapresiasi peran ID Humanity serta seluruh pihak yang telah bersinergi dan berkolaborasi dalam merealisasikan pembangunan huntara pascabencana di Kecamatan Lengkong.

“Semoga kehadiran hunian sementara ini menjadi langkah awal dalam proses pemulihan pascabencana di Desa Langkapjaya,” ujar Wabup.

Ia menambahkan, peletakan batu pertama ini menjadi simbol semangat baru bagi masyarakat terdampak bencana untuk bangkit dan menata kembali kehidupan mereka. Wabup juga mengajak seluruh pihak menjadikan momentum tersebut sebagai wujud nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Sukabumi yang tangguh, aman, dan sejahtera.

“Semoga proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat bagi seluruh warga terdampak,” katanya.

Sementara itu, perwakilan ID Humanity, Ahmad Jueani, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam penyaluran bantuan bagi para penyintas bencana. Ia mengapresiasi peran kepala desa, camat, hingga pemerintah daerah yang turut membantu kelancaran program pembangunan huntara.

Menurutnya, hunian sementara yang dibangun diharapkan dapat digunakan hingga dua tahun atau bahkan lebih, sembari menunggu solusi hunian permanen bagi warga.

“Kami berharap hunian ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga penyintas bencana,” ujarnya.

Ahmad menambahkan, proses pembangunan akan terus dipercepat agar huntara segera dapat ditempati. Ia juga berharap kerja sama antara ID Humanity dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dapat terus berlanjut dalam berbagai program kemanusiaan lainnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru