Dispar Ajak Masyarakat Turing Ngabumi Sesion 4, Gerakan Cinta Tanah Kelahiran

Minggu, 19 Oktober 2025 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Rangkaian Milangkala Kabupaten Sukabumi ke-155, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mengajak masyarakat untuk mengikuti Turing Ngabumi Session 4 dengan tema K’nyaah ka Rahayat, Mubela ka Lemah Cai Sukabumi.

Kegiatan akbar ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 25 Oktober 2025, dimulai pukul 07.30 WIB di Benglat, Kecamatan Cikembar dan berakhir pukul 17.30 WIB di Pantai Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, salah satu ikon wisata bahari kelas dunia di Sukabumi Selatan.

Dengan dresscode kaos touring, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang otomotif, tetapi juga wujud nyata kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal, keindahan alam, dan potensi wisata Kabupaten Sukabumi.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menegaskan bahwa Touring Ngabumi bukan hanya hiburan, tetapi gerakan kolektif untuk membangkitkan kesadaran masyarakat agar terus mencintai dan menjaga tanah kelahirannya.

“Hayu Ngabring Bari Mieling, Lembur urang nu kudu diwangun, dijaga, jeung dibela sangkan mubarokah, runtut raut gemah ripah. Khususna urang tiasa nyaah ka rahayat-na, bukti bhakti bela ka lemah cai-na. Cag… Saminggu deui, moal lami!,” ucap Ali Iskandar.

Melalui Touring Ngabumi Session 4, Dispar berharap generasi muda maupun komunitas otomotif menjadi duta wisata yang memperkenalkan ragam destinasi unggulan di Kabupaten Sukabumi, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui UMKM dan sektor pariwisata berbasis masyarakat.

Rute touring akan melewati berbagai destinasi panorama alam, kawasan pedesaan, serta jalur-jalur ikonik yang mencerminkan kekayaan geografis Sukabumi. Ini dirancang agar peserta dapat merasakan langsung potensi wisata dari utara hingga selatan Sukabumi, sekaligus menguatkan slogan Sukabumi sebagai The Real Natural Beauty of West Java.

“Touring Ngabumi dibuka untuk komunitas otomotif, pelaku pariwisata, penggiat budaya, hingga masyarakat umum yang ingin terlibat dalam momentum kebangkitan pariwisata daerah,” tuturnya.

Kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah dan rakyat dalam membangun daerah secara berkelanjutan, dengan semangat gotong royong, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.

Touring Ngabumi Session 4 bukan sekadar perjalanan, tetapi gerakan kecintaan terhadap Sukabumi, tanah yang harus dibangun, dijaga, dan dibela untuk kemakmuran generasi hari ini dan masa depan.

“Saminggu deui, ayeuna waktuna nyiapkeun diri, ngahiji dina k’nyaah ka lemah cai!,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi
Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula
447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 
Pantai Karang Pamulang Dinilai Kian Kumuh, Wisatawan Asing Batalkan Pesanan Hotel 
Bupati Sebut Seren Taun Kasepuhan Sinar Resmi Benteng Ketahanan Pangan dan Warisan Budaya
Mutiara Indah Palabuhanratu, Kuliner Tepi Pantai dengan Sunset Memukau

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:41 WIB

DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:42 WIB

Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:32 WIB

447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:13 WIB

Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Berita Terbaru