Implementasi Sila Kedua, Dewan Rika Suarakan Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 1 Oktober 2025 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Rika Yulistina menegaskan momentum Hari Kesaktian Pancasila harus dijadikan pengingat tentang pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan sekaligus memperkuat perlindungan kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak.

Politisi perempuan yang duduk di Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi ini menyebut Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman moral yang menuntun arah pembangunan bangsa agar tidak keluar dari jalur keadilan dan kemanusiaan.

“Kesaktian Pancasila bukan sekadar seremonial, tetapi bagaimana kita menjadikannya sebagai alat perjuangan. Salah satunya, memastikan perempuan dan anak benar-benar terlindungi dari kekerasan, diskriminasi, dan ketidakadilan,” ujar Dewan Rika, Rabu (1/10/2025).

Menurutnya, kondisi bangsa saat ini menuntut keberanian politik, termasuk dari para perempuan politikus, untuk bersuara lantang dalam memperjuangkan hak rakyat. Ia menegaskan bahwa perlindungan perempuan dan anak adalah wujud nyata dari sila kedua Pancasila: Kemanusiaan yang adil dan beradab.

“Tidak boleh ada lagi anak putus sekolah karena kemiskinan, tidak boleh ada perempuan yang menjadi korban kekerasan tanpa perlindungan. Itu semua adalah bagian dari pengkhianatan terhadap Pancasila bila dibiarkan,” tegasnya.

Rika juga menyoroti pentingnya peran pendidikan dalam memperkuat generasi muda agar tidak mudah terpecah oleh arus globalisasi dan politik identitas.

“Pendidikan karakter yang berlandaskan Pancasila adalah tameng bangsa. Tanpa itu, persatuan akan rapuh,” tambahnya.

Ia berharap, momentum Hari Kesaktian Pancasila di Sukabumi menjadi refleksi bahwa politik bukan hanya soal perebutan kekuasaan, melainkan ruang perjuangan untuk memastikan hak-hak masyarakat kecil benar-benar dijunjung tinggi.

“Sebagai perempuan politikus, saya ingin hadir bukan hanya sebagai simbol, tetapi sebagai penggerak yang memastikan Pancasila benar-benar hidup di tengah rakyat, khususnya bagi kaum perempuan dan anak-anak Sukabumi,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Suara Rakyat Bukan untuk Dibeli, Agus Firmansyah Dorong Warga Laporkan Politik Uang
Bawaslu Jabar Dorong Warga Jadi Pengawas Pemilu, Pahami Aturan dan Berani Laporkan Pelanggaran
Heri Gunawan dan Bawaslu Dorong Pengawasan Partisipatif Masyarakat di Sukabumi
Persiapkan Pemilu 2029, Hergun Bedah 11 Isu Krusial RUU Pemilu dan Dorong Pendidikan Pemilih di Sukabumi
Bawaslu Kota Sukabumi Gandeng SLB Negeri 1, Perkuat Pendidikan Politik Inklusif bagi Disabilitas
Napak Tilas Kang Budi Azhar: Berawal dari PK Sagaranten, Kini Nahkodai Parlemen Kabupaten Sukabumi
Cabai Jadi Harapan Hidup, Petani Sukabumi Rela Panggul Air Jauh ke Lereng Kebun
Budi Azhar Tegaskan Komitmen Perkuat Peran Perempuan dalam Politik dan Pembangunan Sukabumi

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Suara Rakyat Bukan untuk Dibeli, Agus Firmansyah Dorong Warga Laporkan Politik Uang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Bawaslu Jabar Dorong Warga Jadi Pengawas Pemilu, Pahami Aturan dan Berani Laporkan Pelanggaran

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Heri Gunawan dan Bawaslu Dorong Pengawasan Partisipatif Masyarakat di Sukabumi

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:21 WIB

Persiapkan Pemilu 2029, Hergun Bedah 11 Isu Krusial RUU Pemilu dan Dorong Pendidikan Pemilih di Sukabumi

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:48 WIB

Bawaslu Kota Sukabumi Gandeng SLB Negeri 1, Perkuat Pendidikan Politik Inklusif bagi Disabilitas

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB