Persiapkan Pemilu 2029, Hergun Bedah 11 Isu Krusial RUU Pemilu dan Dorong Pendidikan Pemilih di Sukabumi

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menyongsong gelaran pesta demokrasi lima tahunan yang kian dekat, Anggota Komisi II DPR-RI dari Fraksi Partai Gerindra, Heri Gunawan menggelar agenda Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan di Sukabumi pada Jumat (31/07/2026).

Kegiatan strategis tersebut dihadiri langsung oleh Ketua KPU Kota Sukabumi Imam Sutrisno beserta jajaran komisioner, Yandra Sentosa Ketua Nasional Komite Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sukabumi, jajaran narasumber, serta para tamu undangan. Agenda ini dirancang sebagai wadah edukasi publik agar masyarakat dapat memahami mekanisme ketatanegaraan sekaligus terdorong untuk berpartisipasi aktif dan cerdas dalam Pemilu 2029 mendatang.

“Penyelenggaraan Pemilu 2029 kini tinggal 30 bulan atau sekitar 2,5 tahun lagi. Tahun ini, DPR RI bersama Pemerintah mulai melakukan pembahasan RUU Pemilu sebagai dasar hukum pelaksanaan Pemilu 2029, serta mempersiapkan pendaftaran dan seleksi komisioner KPU dan Bawaslu periode mendatang,” ujar Legislator Senayan yang akrab disapa Hergun tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pembentukan Tim Seleksi (Timsel) KPU dan Bawaslu wajib dilakukan Presiden paling lambat enam bulan sebelum masa jabatan komisioner KPU berakhir pada 12 April 2027 mendatang, sesuai ketentuan UU Nomor 7 Tahun 2017.

Kawal Fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan di Komisi II

Dalam pemaparannya, Hergun sapaan karib Heri Gunawan ini membeberkan posisi dan peran vital Komisi II DPR-RI yang membidangi Pemerintahan Dalam Negeri, Pertanahan, dan Pemberdayaan Aparatur. Komisi II menaungi 12 Kementerian dan Lembaga mitra kerja, termasuk Kemendagri, Kementerian ATR/BPN, KemenPAN-RB, KPU, Bawaslu, hingga DKPP.

Sesuai amanat Pasal 20A Ayat (1) UUD 1945, Komisi II menjalankan tiga fungsi utama DPR-RI:
1. Fungsi Legislasi: Merumuskan landasan hukum penyelenggaraan Pemilu, termasuk merancang Revisi Undang-Undang Pemilu terbaru.
2. Fungsi Anggaran: Memberikan persetujuan alokasi anggaran KPU dan Bawaslu. Untuk tahun anggaran 2026, anggaran KPU disetujui sebesar Rp3,53 triliun, dengan Pagu Indikatif tahun 2027 mencapai Rp4,68 triliun.
3. Fungsi Pengawasan: Mengawasi kinerja dan penggunaan anggaran APBN oleh KPU dan Bawaslu agar berjalan akuntabel, transparan, dan sesuai mekanisme.

Bedah 11 Isu Krusial Revisi UU Pemilu 2029

Memasuki tahapan penyusunan RUU Pemilu, Hergun membeberkan 11 isu strategis yang tengah digodok DPR-RI sebagai pedoman dasar Pemilu 2029:
1. Sistem Pemilu Legislatif: Evaluasi penentuan sistem (apakah tetap proporsional terbuka, tertutup, atau sistem campuran).
2. Penghapusan Presidential Threshold: Menindaklanjuti Putusan MK Nomor 62/2024.
3. Evaluasi Parliamentary Threshold 4%: Penyesuaian ambang batas parlemen agar lebih rasional dan meminimalisir suara terbuang (Putusan MK Nomor 116/2023).
4. Pemisahan Pemilu Nasional & Lokal: Penataan ulang keserentakan jadwal sesuai Putusan MK Nomor 135/2024.
5. Penataan Daerah Pemilihan: Wacana perubahan jumlah dan alokasi kursi per daerah pemilihan (dapil).
6. Sistem Konversi Suara: Penyempurnaan formula perhitungan suara menjadi kursi di DPR/DPRD.
7. Pemberantasan Money Politic: Penguatan regulasi untuk menekan praktik politik uang hingga vote buying.
8. Digitalisasi Pemilu: Optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi di setiap tahapan Pemilu.
9. Reformasi Penyelenggara Pemilu: Penataan dan penguatan integritas serta profesionalitas lembaga penyelenggara.
10. Lembaga Peradilan Khusus: Pembentukan badan peradilan khusus penyelesaian sengketa Pemilu.
11. Keterwakilan Perempuan Min. 30%: Penegasan kuota minimal keterwakilan perempuan sesuai Putusan MK Nomor 128/2026.

Dinamika Pemilih Berkelanjutan: Generasi Muda Mendominasi

Berdasarkan data KPU pada Semester I 2026, Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) nasional mencatatkan 214,35 juta pemilih yang tersebar di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.
Demografi pemilih nasional saat ini didominasi oleh kelompok usia muda:
• Milenial (Kelahiran 1981–1996): 32,13%
• Gen X (1965–1980): 27,13%
• Gen Z (1997–2012): 24,56%
• Baby Boomer (1946–1964): 14,29%
• Pre-Boomer (Sebelum 1945): 1,89%

“Jawa Barat menjadi provinsi pemilik pemilih terbanyak secara nasional dengan 37,76 juta pemilih. Jika digabungkan dengan Jawa Timur (32,50 juta) dan Jawa Tengah (29,33 juta), akumulasinya mencapai 99,6 juta pemilih atau setara 46,5% dari total pemilih nasional,” terangnya.

Evaluasi Pemilu & Pilkada 2024 di Kota dan Kabupaten Sukabumi

Dalam kesempatan tersebut, Hergun menyampaikan catatan evaluasi Pemilu dan Pilkada Serentak 2024:
• Kabupaten Sukabumi: Tercatat memiliki 1.997.822 DPT yang tersebar di 47 kecamatan dan 8.999 TPS. Tingkat partisipasi pemilih mencapai 77% pada Pemilu dan 57% pada Pilkada.
• Kota Sukabumi: Memiliki 258.028 DPT di 7 kecamatan dan 999 TPS. Tingkat partisipasi Pemilu 2024 mencapai angka yang cukup tinggi yakni 82,88%, sementara pada Pilkada 2024 sebesar 67,68%.

Hergun juga menyoroti peningkatan anggaran Pemilu 2024 menjadi Rp71,3 triliun (naik 178,62% dibanding 2019) yang berdampak positif pada penaikan honor KPPS sebesar 120% (dari Rp500.000 menjadi Rp1.100.000) serta proteksi jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini terbukti berhasil menurunkan angka kematian petugas adhoc dari 894 orang (2019) menjadi 181 orang (2024).

Dorong Lahirnya Pemilih Cerdas dan Berintegritas

Menutup pemaparannya, Heri Gunawan mengajak masyarakat Sukabumi untuk tidak hanya menjadi pemilih pasif, melainkan turut aktif menjaga kualitas demokrasi dan dapat berpartisipasi menjadi bagian dari penyelenggara Pemilu adhoc (PPK, PPS, KPPS).

“Masyarakat harus menjadi pemilih yang cerdas—pemilih yang memahami kapabilitas dan integritas calon pemimpinnya, bukan pemilih yang dapat digoyahkan oleh politik uang. Pilihan rakyat sangat menentukan masa depan bangsa dan kemajuan daerah,” tegas Hegun.

Ia juga mengimbau KPU Kota maupun Kabupaten Sukabumi untuk memperbanyak kegiatan sosialisasi serupa hingga ke tingkat desa dan kelurahan demi menciptakan pelaksanaan Pemilu 2029 yang Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil (LUBER JURDIL).

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Tatap Musda XI, A.A. Brata Soedirdja Deklarasi Siap Maju Jadi Ketua DPD Golkar Kota Sukabumi
Relawan Manuk Dadali Menolak Keras Isu Pemilu Cepat, Hergun Terima Aspirasi Kawal Program Prabowo-Gibran
Perangkat Daerah Mangkir dari Paripurna DPRD, Wabup Andreas: Kehadiran Itu Kewajiban
Tak Ada Toleransi! DPRD Sukabumi Desak Kasus Narkoba Kades Tamanjaya Dituntaskan
Suara Rakyat Bukan untuk Dibeli, Agus Firmansyah Dorong Warga Laporkan Politik Uang
Bawaslu Jabar Dorong Warga Jadi Pengawas Pemilu, Pahami Aturan dan Berani Laporkan Pelanggaran
Heri Gunawan dan Bawaslu Dorong Pengawasan Partisipatif Masyarakat di Sukabumi
Bawaslu Kota Sukabumi Gandeng SLB Negeri 1, Perkuat Pendidikan Politik Inklusif bagi Disabilitas

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Tatap Musda XI, A.A. Brata Soedirdja Deklarasi Siap Maju Jadi Ketua DPD Golkar Kota Sukabumi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Relawan Manuk Dadali Menolak Keras Isu Pemilu Cepat, Hergun Terima Aspirasi Kawal Program Prabowo-Gibran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Perangkat Daerah Mangkir dari Paripurna DPRD, Wabup Andreas: Kehadiran Itu Kewajiban

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Tak Ada Toleransi! DPRD Sukabumi Desak Kasus Narkoba Kades Tamanjaya Dituntaskan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Suara Rakyat Bukan untuk Dibeli, Agus Firmansyah Dorong Warga Laporkan Politik Uang

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam