Dispar Bidik Perputaran Ekonomi Rp10 Miliar, Green Card CPUGGp Jadi Pendorong Wisata Dunia

Jumat, 12 September 2025 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-155 dimanfaatkan Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi untuk semakin menguatkan sektor pariwisata sebagai penopang utama ekonomi daerah.

Kepala Dispar Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menegaskan bahwa event tahunan Sukabumi Ngabumi terbukti menjadi lokomotif perputaran uang di sektor wisata dan UMKM.

Sejak digelar empat tahun lalu, Sukabumi Ngabumi menunjukkan tren positif. Tahun pertama mencatat perputaran ekonomi Rp2,8 miliar, tahun kedua naik menjadi Rp5,2 miliar, dan tahun ketiga mencapai Rp7,8 miliar dari aktivitas hotel, resort, hingga UMKM.

“Tahun ini sebenarnya kami menargetkan Rp10 miliar karena eventnya insyaallah lebih berkualitas. Namun karena situasi nasional, pelaksanaan ditangguhkan dan akan digeser ke waktu terdekat,” jelas Sendi beberapa hari lalu.

Menurutnya, target Rp10 miliar bukan sekadar angka, melainkan bukti bahwa pariwisata mampu memberi dampak nyata terhadap perekonomian lokal.

Selain target ekonomi, Sukabumi juga mengukir prestasi di kancah internasional. Ciletuh Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp) kembali meraih Green Card, predikat tertinggi dalam tata kelola geopark yang diberikan UNESCO pada Konferensi Global Geopark di Chili, 12–18 Agustus 2025 lalu.

“Alhamdulillah CPUGGp kembali meraih Green Card. Dari revalidasi pertama sampai ketiga, kita selalu berhasil mempertahankannya. Ini pengakuan dunia terhadap komitmen kita melestarikan warisan bumi,” kata Sendi.

Sendi menegaskan, status Green Card menjadi trigger point pembangunan pariwisata ke depan. Predikat tersebut tidak hanya menjaga reputasi Sukabumi di mata dunia, tetapi juga menjadi magnet bagi wisatawan mancanegara.

“Green Card akan memancing wisatawan untuk datang, baik penelitian, edukasi, maupun wisata. Ke depan fokus kita adalah tata kelola, infrastruktur, serta kolaborasi masyarakat agar Geopark dan pariwisatanya semakin berkembang,” ujarnya.

 

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Libur Panjang, Wisata Curug Larangan Sukabumi Tarik Minat Wisatawan
SCG Dukung Pengembangan Desa Wisata Karangpara, Perkuat Potensi Pariwisata dan Ekonomi Lokal Sukabumi
Alat Berat di Gerbang Ciletuh Geopark Disorot, Dinilai Coreng Wajah Pariwisata Sukabumi
Puncak Hari Nelayan Palabuhanratu Berlangsung Semarak, Ribuan Warga Tumpah Ruah
Benahi Tata Kelola Wisata, Pemkab Sukabumi Wajibkan Legalitas Parkir dan Tegas Hapus Pungli
CPUGGp Pertahankan Status UNESCO Global Geopark
Korve Jalur Palabuhanratu–Cisolok, DLH: Upaya Jaga Kualitas Lingkungan
Bikin Ngiler! Bakso Ikan Rumput Laut Rika di Karangtengah Cibadak, Lezat dan Sehat

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 17:14 WIB

Libur Panjang, Wisata Curug Larangan Sukabumi Tarik Minat Wisatawan

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:22 WIB

SCG Dukung Pengembangan Desa Wisata Karangpara, Perkuat Potensi Pariwisata dan Ekonomi Lokal Sukabumi

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:39 WIB

Alat Berat di Gerbang Ciletuh Geopark Disorot, Dinilai Coreng Wajah Pariwisata Sukabumi

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:50 WIB

Puncak Hari Nelayan Palabuhanratu Berlangsung Semarak, Ribuan Warga Tumpah Ruah

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:35 WIB

Benahi Tata Kelola Wisata, Pemkab Sukabumi Wajibkan Legalitas Parkir dan Tegas Hapus Pungli

Berita Terbaru