Dispar: Optimistis Ciletuh-Palabuhanratu Pertahankan Status UNESCO Global Geopark

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 05:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Harapan besar tengah dipupuk Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi. Kepala Dispar, Sendi Apriadi, meyakini kawasan Ciletuh–Palabuhanratu akan kembali menyandang status prestisius sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp) dalam proses revalidasi tahun 2025.

Optimisme ini bukan tanpa alasan. Keyakinan itu disampaikan Sendi usai mendampingi kunjungan dua asesor UNESCO yang meninjau langsung sejumlah titik strategis di kawasan geopark beberapa waktu lalu.

“Revalidasi ini bukan sekadar evaluasi, tetapi bagian dari diplomasi kepariwisataan. Ini penting, karena Ciletuh-Palabuhanratu adalah wajah pariwisata Sukabumi di mata dunia,” tegas Sendi, Rabu (9/7/2025).

Sendi menjelaskan, pemerintah daerah menaruh perhatian penuh terhadap peningkatan infrastruktur dan pengelolaan destinasi unggulan. Mulai dari fasilitas dasar, aksesibilitas, hingga strategi promosi kawasan terus ditingkatkan agar nilai-nilai geopark tetap terjaga sekaligus berkembang.

“Banyak destinasi unggulan di kawasan ini yang terus kami dorong pengembangannya. Ini bukan pekerjaan satu pihak, melainkan sinergi antara kami, Badan Pengelola CPUGGp, masyarakat lokal, dan seluruh unsur pemerintah,” katanya.

Uniknya, proses revalidasi kali ini berlangsung di tengah upaya pemulihan pascabencana. Namun, hal itu justru menjadi nilai lebih dalam penilaian.

“Justru ini menunjukkan kekuatan kita. Kita tidak menyerah pada keadaan. Kita tetap hadir dengan komitmen dan kesiapan,” ujar Sendi.

Bahkan, ia menyebut tingkat optimisme pemerintah daerah mencapai 99 persen.

“Sejak menjemput para asesor di bandara, saya sudah merasakan energi positif. Semua berjalan baik, dan saya percaya hasilnya juga akan baik. Tinggal kita tunggu keputusan resminya,” tambahnya.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa rekomendasi dan catatan dari UNESCO sepenuhnya berada di tangan tim penilai. Namun dari pengamatan di lapangan maupun tinjauan dokumen, peluang Sukabumi dinilai sangat terbuka lebar.

“Kami tidak bisa mencampuri hasil akhir. Tetapi sejauh yang saya lihat, semua persyaratan bisa terpenuhi. Kita doakan saja, semoga hasilnya membawa kabar baik untuk pariwisata Sukabumi,” tutup Sendi.

 

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Libur Panjang, Wisata Curug Larangan Sukabumi Tarik Minat Wisatawan
SCG Dukung Pengembangan Desa Wisata Karangpara, Perkuat Potensi Pariwisata dan Ekonomi Lokal Sukabumi
Alat Berat di Gerbang Ciletuh Geopark Disorot, Dinilai Coreng Wajah Pariwisata Sukabumi
Puncak Hari Nelayan Palabuhanratu Berlangsung Semarak, Ribuan Warga Tumpah Ruah
Benahi Tata Kelola Wisata, Pemkab Sukabumi Wajibkan Legalitas Parkir dan Tegas Hapus Pungli
CPUGGp Pertahankan Status UNESCO Global Geopark
Korve Jalur Palabuhanratu–Cisolok, DLH: Upaya Jaga Kualitas Lingkungan
Bikin Ngiler! Bakso Ikan Rumput Laut Rika di Karangtengah Cibadak, Lezat dan Sehat

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 17:14 WIB

Libur Panjang, Wisata Curug Larangan Sukabumi Tarik Minat Wisatawan

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:22 WIB

SCG Dukung Pengembangan Desa Wisata Karangpara, Perkuat Potensi Pariwisata dan Ekonomi Lokal Sukabumi

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:39 WIB

Alat Berat di Gerbang Ciletuh Geopark Disorot, Dinilai Coreng Wajah Pariwisata Sukabumi

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:50 WIB

Puncak Hari Nelayan Palabuhanratu Berlangsung Semarak, Ribuan Warga Tumpah Ruah

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:35 WIB

Benahi Tata Kelola Wisata, Pemkab Sukabumi Wajibkan Legalitas Parkir dan Tegas Hapus Pungli

Berita Terbaru