Forkopimda Sukabumi Gaungkan Persatuan Lintas Agama Pasca Insiden Cidahu

Kamis, 3 Juli 2025 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sukabumi menggelar silaturahmi dengan tokoh lintas agama se-Kabupaten Sukabumi, Kamis (03/06/2025).

Pertemuan yang berlangsung di Pendopo Sukabumi ini menjadi momentum penting untuk meredam potensi konflik dan memperkuat persatuan pasca insiden perusakan rumah singgah di Cidahu beberapa waktu lalu.

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya menjaga kondusifitas daerah.

“Saya menyampaikan kepada semua, jangan mudah terprovokasi. ‘Sing nyaah ka Sukabumi’ (sayangi Sukabumi), masyarakat Sukabumi. Dan untuk Cidahu, sudah selesai, tidak ada apa-apa,” tegas Asjap sapaan karib Asep Japar.

Ia menambahkan bahwa insiden tersebut sebetulnya merupakan miskomunikasi dan upaya pencegahan sudah diupayakan oleh pihak kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah.

Menanggapi pertanyaan mengenai status rumah singgah yang dirusak, Asjap menjelaskan, adanya miskomunikasi antara tempat ibadah dan rumah ibadah.

“Sebetulnya ada miskomunikasi antara tempat ibadah dan rumah ibadah. Jadi itu bukan tempat ibadah, dan itu bukan gereja. Yang jelas, itu bukan tempat ibadah dan bukan gereja, tapi rumah,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan retret masih bisa diadakan, dan semua warga Sukabumi, apapun agamanya, harus bersatu.
Terkait isu aktor intelektual, Bupati Asjap enggan berkomentar lebih jauh.

“Saya tidak bisa menjawab itu karena bukan kewenangan saya, mudah-mudahan tidak ada. Iya, Sukabumi dari dulu aman, damai, tentram bagi seluruh umat beragama,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, turut menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini sangat penting bagi para pemuka agama untuk menenangkan umat dan jemaahnya.

“Tidak ada konflik antar kelompok atau umat beragama. Yang ada adalah kesalahpahaman antar orang per orang dengan beberapa,” jelas AKBP Samian.

Kesalahpahaman tersebut, menurut Kapolres, memunculkan emosional sesaat yang berujung pada tindakan perusakan.

“Perbuatan tersebut di dalam hukum bisa dikategorikan tindak pidana bersama-sama melakukan pengrusakan terhadap barang,” tegasnya.

AKBP Samian juga meluruskan bahwa penyelesaian damai bukan berarti adanya penangguhan pidana, melainkan bagaimana semua tokoh lintas agama duduk bersama bermusyawarah agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

“Peristiwa yang sudah terjadi tidak boleh berkembang oleh kelompok tertentu, oleh orang tertentu ditarik menjadi konflik kelompok antar kelompok agama. Yang ada hanya antar orang dan beberapa orang, bukan antar kelompok agama,” paparnya.

Beliau kembali menegaskan bahwa yang dirusak bukan tempat ibadah, melainkan hanya rumah singgah atau vila. Terkait permohonan penangguhan penahanan, Kapolres menjelaskan bahwa itu adalah hak yang diberikan undang-undang dan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Saat ini, kepolisian masih menetapkan tujuh tersangka dalam kasus ini. Mengenai kemungkinan restorative justice, AKBP Samian menyampaikan bahwa hal itu bisa terjadi jika ada permohonan dari kedua belah pihak.

“Restorative justice itu suatu kegiatan penyelesaian perkara pidana yang mengedepankan adanya unsur hukum. Tentunya diawali adanya permohonan dari kedua belah pihak,” ujarnya.

“Jadi kepolisian menunggu permohonan dari kedua belah pihak. Jadi kita tidak menutup kemungkinan itu, namun kembalinya pada kedua belah pihak,” pungkasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Terlapor Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL di Sukabumi Digelandang ke Polisi
Kunjungi Polres Sukabumi, Kapolda Jabar Bicara Strategi Baru Hadapi Keresahan Masyarakat
Hati-hati Pesan WhatsApp Palsu! Nama Pegawai DPRD Sukabumi Dipakai Penipu
Siswi SMK di Sukabumi Diduga Diperlakukan Tak Pantas saat PKL
Kabel Semrawut di Jalan Utama Cibadak, Warga Khawatir Keselamatan Terancam
Expo HJKS ke-156 Berakhir, Pesta Rakyat Masih Menghibur Warga Hingga 20 September
Tragis! Dua Pelajar SMP Meninggal dalam Kecelakaan di Jalan Palabuhan II Cikembar 
Tragis! Lansia 75 Tahun Meninggal Setelah Terjatuh ke Sumur di Sukaraja

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:45 WIB

Terlapor Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL di Sukabumi Digelandang ke Polisi

Selasa, 15 September 2026 - 13:36 WIB

Kunjungi Polres Sukabumi, Kapolda Jabar Bicara Strategi Baru Hadapi Keresahan Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 13:33 WIB

Hati-hati Pesan WhatsApp Palsu! Nama Pegawai DPRD Sukabumi Dipakai Penipu

Senin, 14 September 2026 - 18:56 WIB

Siswi SMK di Sukabumi Diduga Diperlakukan Tak Pantas saat PKL

Senin, 14 September 2026 - 15:31 WIB

Kabel Semrawut di Jalan Utama Cibadak, Warga Khawatir Keselamatan Terancam

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam