JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi menghadirkan sektor pariwisata yang berstandar, berbudaya, dan berdaya saing tinggi melalui program Pariwisata Berday, yang kini resmi masuk dalam 11 program prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Kepala Dispar Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menegaskan bahwa terintegrasinya Pariwisata Berdaya ke dalam RPJMD merupakan bukti nyata bahwa sektor ini tak lagi dipandang sebelah mata.
“Ini membuktikan bahwa pariwisata bukan sekadar sektor hiburan, melainkan instrumen pembangunan yang berkontribusi langsung terhadap ekonomi dan pelestarian budaya,” ujar Sendi, seusai rapat RPJMD di Pendopo Sukabumi, 5 Mei 2025.
Program ini menjadi langkah strategis untuk mengangkat destinasi lokal agar tak hanya menonjol dari sisi keindahan alam, tetapi juga memiliki nilai budaya dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Pariwisata Berdaya akan difokuskan pada:
- Peningkatan infrastruktur destinasi agar nyaman dan aman dikunjungi.
- Peningkatan kapasitas SDM pariwisata lokal, termasuk pelatihan pemandu, pengelola homestay, hingga pelaku UMKM.
- Promosi berbasis digital dan komunitas, memanfaatkan kekuatan media sosial, platform pariwisata, dan konten kreatif untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Dispar akan mengembangkan destinasi yang memiliki narasi budaya kuat seperti wisata spiritual di Gua Ratu Karang Pamulang, warisan mistis di Curug Sawer, hingga petualangan alam liar di Pantai Karang Bolong sebagai kekuatan utama dalam branding wisata Sukabumi.
Makna berdaya dalam program ini mengacu pada tiga prinsip:
- Mandiri secara ekonomi, di mana destinasi dikelola oleh masyarakat lokal yang memperoleh manfaat langsung dari kunjungan wisatawan.
- Inklusif, membuka peluang bagi perempuan, anak muda, dan kelompok rentan untuk terlibat aktif dalam industri pariwisata.
- Berbasis komunitas, dengan membangun taman interaksi, ruang publik kreatif, dan pusat ekonomi kreatif yang menjadi simpul penggerak kegiatan wisata.
“Kami tidak ingin membangun pariwisata yang elitis. Justru, kekuatan wisata Sukabumi adalah di masyarakatnya dengan budaya, kreativitas, dan semangat gotong royong mereka,” tambah Sendi.
Kabupaten Sukabumi memiliki seluruh komponen yang dibutuhkan untuk menjadi destinasi wisata unggulan di Jawa Barat: bentang alam yang lengkap, cerita rakyat yang hidup, dan masyarakat yang adaptif. Dengan perencanaan matang, komitmen politik dalam RPJMD, serta inovasi kolaboratif, program Pariwisata Berdaya akan menjadi motor transformasi sektor pariwisata Sukabumi.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












