Bareng PKB Kota Sukabumi, Hasim Adnan Berbagi Kebaikan kepada Guru Ngaji dan Ustad

Senin, 18 Mei 2020 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sepekan jelang lebaran, Hasim Adnan Aggota DPRD Provinsi Jawa Barat bersama Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Sukabumi menebar kebaikan dengan membagi ribuan paket Sembako yang ditujukan untuk para guru ngaji dan masyarakat bawah yang terdampak dan belum mendapat bantuan dari pemerintah pusat maupun provinsi.

“Alhamdulillah, saya bersama teman-teman pengurus PKB Cabang Kota Sukabumi, sejak kemarin dan hari ini (Minggu, 17/05/20), telah mendistribusikan bantuan berupa paket Sembako sebanyak 1.500 paket,” ujar Hasim.

500 paket Sembako di antaranya, berasal dari Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, yang juga dikenal dengan panggilan Gus Muhaimin. Sebagaimana banyak diberitakan, DPP PKB telah menyalurkan sekitar tiga ratus ribu paket Sembako se Indonesia.

“Beberapa hari lalu, saya dikontak oleh tim sekretariat DPW PKB Jabar, bahwa DPC PKB Kota Sukabumi mendapat kuota sebanyak 500 paket. Dan Alhamdulillah, ada tambahan paket dari Kang Hasim kurang lebih seribu paket,” timpal Hafidz Sutansyah selaku ketua DPC PKB Kota Sukabumi.

Sebagaimana diketahui, Hasim Adnan merupakan anggota dewan terpilih yang berasal dari Dapil Jabar V yang meliputi Kota dan Kabupaten Sukabumi pada Pileg 2019 yang lalu.

Ketika disinggung mengenai Program Jaring Pengaman Sosial(JPS) yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pria yang juga Sekretaris Komisi III ini, menanggapinya dengan nada kritis.

“Saya sangat memahami suasana psikologis para guru ngaji dan masyarakat di bawah, yang dalam banyak hal masuk dalam kategori silent majority. Artinya segmen ini secara kuantitas sangat banyak dan lebih cenderung memilih diam. Dan karenanya, saya bersama Fraksi PKB di DPRD Provinsi Jawa Barat, sering bersuara lantang terkait pentingnya melibatkan para guru ngaji dalam memutus rantai penyebaran virus corona di negeri ini,” papar Hasim.

Lebih lanjut Hasim mengatakan setidaknya ada tiga alasan yang bisa jadi landasan pentingnya Pemprop Jabar melibatkan guru ngaji dalam upaya pencegahan dan memutus rantai pencegahan wabah pandemik covid 19.

“Pertama, guru ngaji adalah influencer sesungguhnya di tingkat grassroot yg bisa menjadi juru bicara pemprov Jawa Barar terkait program pencegahan dan penanggulangan covid 19. Kedua, potensi jumlah guru ngaji di Jawa Barat sangatlah besar, karenanya mengabaikan peran dan fungsi guru ngaji sama saja memperlambat upaya percepatan pemutusan rantai penyebaran corona virus di Jawa Barat,” jelas Hasim.

Sementara yang ketiga, demikian sambung Hasim, mayoritas guru ngaji adalah lulusan dari pondok-pondok pesantren yang menyebar di seluruh penjuru Tanah Air, termasuk di Jawa Barat. Merekalah (para guru ngaji) yang menjadi ujung tombak dan berhadapan langsung dengan masyarakat (rakyat) dalam urusan apapun baik persoalan sosial ataupun keagamaan.

Reporter: Hendi || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Teddy Setiadi Ajak Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum 10 Muharram 1448 H
Sukabumi Raih WTP ke-12 Kali Berturut-turut, Wabup Andreas Beberkan Kinerja APBD 2025 di DPRD
DPRD dan Pemkab Sukabumi Sepakati Dua Raperda Strategis, Tanah Telantar dan Transportasi Jadi Fokus
Reses Dewan Badot di Bojonggenteng, Infrastruktur dan Pertanian Jadi Prioritas
DPRD Dorong Penguatan UMKM dan Pertanian, Ekonomi Warga Jadi Fokus Reses Dewan Jajah
DPRD Soroti Status Tanah Warga, Aspirasi Mengemuka dalam Reses di Cikakak
DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik
DPRD Sukabumi Serap Aspirasi Warga Waluran, Infrastruktur Jalan Jadi Keluhan Utama
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:36 WIB

Teddy Setiadi Ajak Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum 10 Muharram 1448 H

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:25 WIB

Sukabumi Raih WTP ke-12 Kali Berturut-turut, Wabup Andreas Beberkan Kinerja APBD 2025 di DPRD

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:12 WIB

DPRD dan Pemkab Sukabumi Sepakati Dua Raperda Strategis, Tanah Telantar dan Transportasi Jadi Fokus

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:39 WIB

Reses Dewan Badot di Bojonggenteng, Infrastruktur dan Pertanian Jadi Prioritas

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:37 WIB

DPRD Dorong Penguatan UMKM dan Pertanian, Ekonomi Warga Jadi Fokus Reses Dewan Jajah

Berita Terbaru