JURNALSUKABUMI.COM – Komoditas cabai mengalami kenaikan di awal tahun 2025 ini. Terdapat tiga jenis cabai yang harganya naik cukup signifikan sejak dua minggu lalu.
Salah seorang pedagang sayuran, Dedi (45) mengatakan saat ini harga cabai rawit menyentuh angka Rp120 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp60 ribu.
“Cabe rawit Rp120 ribu per kilo sebelumnya Rp60 ribu, mulai tahun baru tanggal 1 kemarin naiknya,” ujar Dedi, saat ditemui di Pasar Gudang Kota Sukabumi pada Kamis (16/01/2025).
Di sisi lain, bawang merah mengalami penurunan harga dari Rp40 per kilogram menjadi Rp36 ribu. Sementara bawang putih mengalami kenaikan dari Rp33 ribu per kilogram menjadi Rp36 ribu.
“Bawang merah turun dari Rp40 ribu per kilogram menjadi Rp36 ribu, bawang putih naik dari Rp33 jadi Rp37 ribu cabe juga sama naik, cabe lokal Rp80 ribu cabe TW Rp60 ribu,” ungkapnya.
Kenaikan harga cabai ini berimbas kepada pendapatan pedagang, Dedi menyebut, kini sebagian besar pembeli mengurangi jumlah belanjaannya khususnya pada jenis cabai.
“Iya menurun, sekarang yang beli rata-rata biasanya dari sekilo belinya seperempat dari setengah kilo jadi 1 ons, seperempat jadi 10 ribu,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri Diskumindag Kota Sukabumi, M. Rifki mengatakan, berdasarkan pemantauan harga dari pasar tradisional, seperti pasar Tipar Gede dan pasar Pelita beberapa jenis cabai mengalami kenaikan.
Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah cabai merah besar TW naik sebesar Rp5 ribu perkilogram dari harga sebelumnya.
“Harga cabai ini naik dari Rp60 ribu per kilogram menjadi Rp65 ribu per kilogram,” ujarnya, Rabu (15/01/2025).
Kenaikan harga serupa juga terjadi pada cabai hijau besar yang mengalami peningkatan sebesar Rp3 ribu per kilogram.
“Untuk harga cabai hijau besar juga naik, awalnya itu Rp32 per kilogram menjadi Rp35 ribu Cabai merah juga sama melonjak sekitar Rp5 ribu dari harga awal Rp55 ribu per kilogramnya,” tutur Rifki.
Rifki menjelaskan, kenaikan komoditas cabai ini disebabkan banyak faktor salah satunya cuaca yang tidak menentu.
“Faktor kenaikan ini kondisi cuaca yang tidak menentu dan biaya distribusi yang semakin tinggi,” jelasnya.
Lebih lanjut, adapun jenis cabai yang tidak mengalami kenaikan yakni cabai keriting hijau, yang sebelumnya dihargai Rp35 ribu per kilogram, kini mengalami penurunan harga menjadi Rp30 ribu per kilogram.
“Penurunan harga cabai keriting hijau dapat dipengaruhi oleh hasil panen yang lebih melimpah di para petani atau perubahan pola permintaan pasar,” pungkasnya.
Reporter: Fira AFS I Redaktur: Ahmad Fikri












