JURNALSUKABUMI.COM – Tradisi lokal berpadu dengan kolaborasi lintas sektor menjadi momen spesial dalam kegiatan Doa Selamat Mapag Tahun 2025 di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Acara yang sarat dengan nilai budaya dan religi ini berlangsung pukul 15.30 WIB di Jalan Siliwangi No. 157, Palabuhanratu.
Diprakarsai oleh Paguyuban Padjadjaran Anyar yang dipimpin oleh Abah Firman Nirwana Boestomi, kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk Gerakan Relawan Pandu Garuda (GRPG) Sukabumi yang diketuai oleh Sopian Darmayanto, Tokoh Keagamaan, KH. Asep Saprudin, serta media Jurnal Sukabumi (JS).
Tradisi doa selamat dan budaya bersholawat menjadi inti dari acara ini, menggambarkan keharmonisan antara nilai adat istiadat dan spiritualitas masyarakat Sukabumi.
Mapag tahun baru bukan hanya momentum untuk menyambut pergantian kalender, tetapi juga untuk merefleksikan kebersamaan dalam menjaga warisan leluhur.
Abah Firman, Pupuhu Paguyuban Padjadjaran Anyar, menuturkan bahwa tradisi ini memiliki nilai filosofi mendalam tentang rasa syukur dan harapan untuk masa depan.
“Acara ini adalah wujud komitmen kita untuk melestarikan adat dan budaya yang diwariskan nenek moyang. Dengan doa dan sholawat, kita berharap tahun baru membawa keberkahan,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi lebih istimewa berkat kolaborasi berbagai pihak, termasuk komunitas, media, dan elemen masyarakat lainnya.
Ketua GRPG Sukabumi, Sopian Darmayanto, menyampaikan bahwa keterlibatan organisasinya adalah bentuk dukungan terhadap kelestarian tradisi dan budaya lokal.
“Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kekuatan gotong royong dapat menggerakkan sektor budaya dan wisata, sehingga Sukabumi terus dikenal luas,” kata Sopian.
Sementara itu, Pemimpin Redaksi Jurnalsukabumi.com, Ujang Herlan, menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan seperti ini.
“Kami hadir dalam even ini sebagai bagian dari kolaborasi pentahelix, dengan komitmen mendorong sektor wisata dan budaya di Sukabumi. Sebagai salah satu media siber besar di Sukabumi, kami akan terus mendukung pembangunan daerah, terutama melalui pelestarian budaya,” tegasnya.
Pasalnya, acara yang bakal dihelat jelang malam pergantian tahun ini juga bakal diisi Doa Selamat serta Sholawat, Tari Jaipong, Debus Extrem, Rajah, Tarawangsa dan Pencaksilat.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












