10 Rumah Terdampak Cuaca Ekstrem di Kebonpedes, Masih Menunggu Bantuan Pemerintah

Senin, 25 November 2024 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Cuaca ekstrem dengan hujan intensitas tinggi yang terjadi di sebagian besar wilayah Kabupaten Sukabumi, berdampak kerusakan pada beberapa rumah warga. Salah satunya di Desa/Kecamatan Kebonpedes.

Sebanyak 10 rumah dilaporkan mengalami kerusakan, usai hujan disertai angin kencang yang terjadi pada dua pekan terakhir. Dikonfirmasi, Kepala Desa Kebonpedes Dadan Apriandani mengatakan, hujan disertai angin kencang juga mengakibatkan beberapa pohon tumbang dan banjir.

“Pada 2 minggu kebelakang terjadi hujan deras dan angin kencang melanda wilayah Desa/ Kecamatan Kebonpedes sehingga mengakibatkan banyak pohon yang tumbang dan rumah yang atapnya roboh
dan kebanjiran,” ucap Kepala Desa Kebonpedes, Dadan, Senin (25/11/2024).

Salah satu rumah terdampak cuaca ekstrem ini adalah milik warga bernama Tita berlokasi di Kampung Ranji RT/RW 02/01. Juga, rumah di  RT. 01/01 Dengan kondisi atap rumah yang ambruk.

“Ada sekitar 10 rumah yang berdampak di wilayah Desa Kebonpedes terutama yang tertimpa pohon, salah satunya rumah ibu Tita yang dampak angin kencang dan hujan yang lebat mengakibatkan rumah atau atapnya roboh,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihak desa bekerjasama dengan BPBD, PMI dan Damkar Kabupaten Sukabumi telah menindaklanjuti kejadian tersebut dengan langkah awal membersihkan sisa material sampah.

“Pemerintah desa berupaya bekerjasama dengan BPBD, PMI, DAMKAR mengatasi pohon yang tumbang dan pemerintah desa juga sudah mengajukan permohonan bantuan terhadap pemerintah Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak
Mogok di Tol Bocimi, Vidio Keluhan Penumpang Bus MGI Palabuhanratu-Bogor Tuai Respons Warganet
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban
Kemarau Panjang, Petani Sayur di Bojonggenteng Terpaksa Pikul Air Ratusan Meter
Niat Mancing, Pria Ini Dibuat Heboh Temukan Mayat Mengambang di Sungai Munjul Ciambar

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:12 WIB

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:17 WIB

Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Senin, 13 Juli 2026 - 16:09 WIB

Mogok di Tol Bocimi, Vidio Keluhan Penumpang Bus MGI Palabuhanratu-Bogor Tuai Respons Warganet

Berita Terbaru