Angin Puting Beliung Hantam Kabandungan, Warga Mengungsi dan Butuh Bantuan

Kamis, 3 Oktober 2024 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bencana angin puting beliung yang melanda Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Rabu (2/10/2024), membuat puluhan keluarga harus meninggalkan rumah mereka.

Bencana yang datang bersamaan dengan hujan deras ini merusak 30 rumah warga, membuat 10 rumah mengalami kerusakan sedang, sementara 20 rumah lainnya rusak ringan.

Tidak hanya rumah, dua fasilitas umum, yaitu Masjid Jami Miftahul Falah dan Musola Al-Huda, juga mengalami kerusakan ringan.

Menurut Daeng Sutisna dari Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, wilayah terdampak mencakup Kampung Cipeuteuy dan Kampung Cisarua di Desa Cipeuteuy. Dusun-dusun di daerah ini terpukul keras oleh angin kencang yang memporak-porandakan bangunan, namun, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa, tapi sekitar 110 jiwa dari 30 kepala keluarga terkena dampak. Dari jumlah tersebut, 34 orang terpaksa mengungsi ke rumah saudara karena rumah mereka tidak layak huni,” ujar Daeng, Kamis (3/10/2024).

BPBD Kabupaten Sukabumi kini tengah berupaya mengatasi dampak bencana dan menyiapkan bantuan bagi warga yang terdampak. Mereka telah melakukan koordinasi dengan aparat desa dan relawan lokal untuk menilai kerusakan dan kebutuhan yang harus segera dipenuhi.

“Kebutuhan mendesak yang diidentifikasi mencakup 40 unit terpal, 30 paket sembako, 60 unit tenda gulung, serta peralatan dapur untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi,” terangnya.

Selain kebutuhan logistik, warga juga membutuhkan material bangunan seperti kayu, kaso, asbes, paku, dan triplek untuk membantu memperbaiki rumah yang rusak. Daeng berharap bantuan segera datang agar warga bisa segera kembali ke rumah mereka dan memulai pemulihan.

“Kami berharap bantuan segera tiba untuk membantu warga yang rumahnya rusak, serta memberikan perlindungan sementara bagi yang mengungsi,” tambahnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?
Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda
Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 
Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu
Ruas Loji-Geopark Tertutup Banjir dan Tiang Roboh, Akses Lalu Lintas Terganggu
Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:01 WIB

Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:00 WIB

Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:45 WIB

Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:27 WIB

Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 

Senin, 25 Mei 2026 - 10:53 WIB

Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu

Berita Terbaru