Perang Melawan Narkoba, Polres Sukabumi Sita Barang Bukti Senilai Rp 246 Juta

Selasa, 17 September 2024 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Gelombang operasi pemberantasan narkoba dan obat keras terlarang yang digelar Polres Sukabumi sejak pertengahan Agustus hingga September telah membuahkan hasil signifikan.

Dalam rentang waktu ini, 34 tersangka berhasil diciduk dalam serangkaian penggerebekan yang menjadi bukti keseriusan aparat dalam memerangi kejahatan narkoba di wilayah tersebut.

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menegaskan bahwa operasi ini bukan hanya sekadar penegakan hukum, tetapi juga sebagai upaya untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika dan obat keras yang semakin mengancam.

“Selama operasi ini, kami mengungkap 22 kasus, 14 di antaranya terkait penyalahgunaan narkotika dan 8 kasus penyalahgunaan obat keras terbatas. Dari sini, 23 tersangka terlibat kasus narkotika, sementara 11 lainnya terkait obat keras,” ungkap AKBP Samian pada Selasa (17/9/2024).

Kasus terbesar dalam operasi ini melibatkan DP, yang tertangkap dengan 100 gram sabu.
“Barang bukti yang kami amankan termasuk sabu, sintetis, dan obat keras terbatas yang jika diakumulasikan bernilai lebih dari Rp 246 juta,” jelas AKBP Samian.

Sementara itu, Kasat Narkoba Iptu Tatang Mulyana menyebut Yang menarik dari operasi ini adalah variasi dari barang bukti yang disita. Tidak hanya sabu dan tembakau sintetis, polisi juga menemukan ribuan butir obat keras terbatas yang sering kali disalahgunakan oleh para remaja sebagai “pil koplo.” Obat-obatan ini dijual bebas tanpa resep dokter, sehingga mudah didapatkan dan dikonsumsi secara sembarangan.

Salah satu tersangka penyalahgunaan obat keras terbatas, WS, ditangkap dengan 484 butir obat tersebut. Sementara tersangka lainnya, MN, AA, MAR, dan GM, kedapatan membawa 452 butir obat keras yang siap diedarkan.

“Kami sangat menghargai kerja sama dari warga. Tanpa partisipasi mereka, sulit bagi kami untuk mencapai hasil seperti ini. Kami mengimbau agar masyarakat terus melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan,” ujar Iptu Tatang Mulyana.

Meski operasi ini sukses, pihak kepolisian mengakui bahwa peredaran narkoba dan obat keras masih menjadi tantangan besar. Keberhasilan ini diharapkan bisa memberikan efek jera, baik bagi pengedar maupun pengguna. Namun, operasi serupa akan terus dilaksanakan guna menekan angka penyalahgunaan narkotika di Sukabumi.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Ibu Tiri Nizam Segera Diadili, Kejari Kabupaten Sukabumi Terima Pelimpahan Perkara
Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron
Lapas Sukabumi Perkuat Zero Halinar, Gandeng TNI-Polri Razia dan Tes Urine
Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Kota Sukabumi, Satu Tersangka Ditangkap dan Pemasok Diburu
Momentum Persaja Kabupaten Sukabumi: Tegakkan Keadilan dan Perkuat Solidaritas Adhyaksa
Hasil Autopsi: Luka Tusuk Tembus Paru-paru Jadi Penyebab Kematian
Stop Kriminalisasi: Kuasa Hukum Minta dr. Silvi Apriani Dibebaskan, Kasus Dinilai Bukan Pidana
8 Tersangka Korupsi Kredit Fiktif Bank Plat Merah Ditahan, Kerugian Capai Rp2,6 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:00 WIB

Ibu Tiri Nizam Segera Diadili, Kejari Kabupaten Sukabumi Terima Pelimpahan Perkara

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:49 WIB

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:18 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Zero Halinar, Gandeng TNI-Polri Razia dan Tes Urine

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:38 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Kota Sukabumi, Satu Tersangka Ditangkap dan Pemasok Diburu

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:32 WIB

Momentum Persaja Kabupaten Sukabumi: Tegakkan Keadilan dan Perkuat Solidaritas Adhyaksa

Berita Terbaru

RAGAM

SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:49 WIB