KSAD Jenderal TNI Maruli: Food Estate di Ciemas Jadi Inspirasi Nasional

Selasa, 4 Juni 2024 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Program food estate di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, yang diprakarsai oleh TNI AD telah menjadi contoh sukses dalam upaya ketahanan pangan nasional.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjutak, berharap keberhasilan ini dapat menjadi pilot project untuk daerah lain di Indonesia.

“Kami berharap ke depannya ini menjadi pilot project di daerah-daerah lain agar terus dikembangkan,” ujarnya selepas panen raya jagung di Ciemas, Selasa (04/06/2024).

Jenderal Maruli menjelaskan bahwa proyek food estate ini akan diperluas ke beberapa daerah seperti Cianjur, Pandeglang, dan bahkan hingga ke luar Pulau Jawa. Proyek ini telah mendapatkan respons positif dari Menteri Pertanian untuk diperluas ke wilayah lain.

“Kelanjutan program ini sudah saya sampaikan kepada Menteri Pertanian dan mendapatkan respons positif untuk diperluas,” katanya.

Dengan keberhasilan di Ciemas, KSAD yakin bahwa proyek ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.

“Dulu saya datang ke sini pendapatan masyarakat sangat rendah, tetapi setelah dibukanya proyek ini bisa memberikan manfaat yang cukup baik,” tambahnya.

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, memuji upaya KSAD dan TNI AD dalam mendukung pengembangan pangan di Indonesia, bahkan memberikan gelar kepada KSAD sebagai Bapak Pangan Indonesia.

“Kita berikan Pak Kasad ini gelar sebagai Bapak Pangan Indonesia,” ujarnya.

Andi Amran menambahkan bahwa projek food estate di Ciemas sudah berkembang dari media percobaan menjadi skala perusahaan, menunjukkan potensi besar untuk direplikasi di daerah lain.

“Wilayah Ciemas adalah medan yang sangat sulit untuk dijadikan sebagai food estate, tetapi kini berujung panen. Insya Allah Pertanian akan terus mendukung pengembangan di daerah lain seperti halnya keberhasilan di sini,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru