Oleh: Ade Suryaman SH, MM.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi
JURNALSUKABUMI.COM – Istilah Pahlawan atau SUPERHERO, umumnya hanya dapat digambarkan dalam pelajaran Sejarah Pahlawan di tengan pada masa sekolah atau hanya bisa kita saksikan dalam cerita atau film fiksi saja. Juga selintas yang ada dalam benak kita semua, sebagian besar bahwa Pahlawan adalah pejuang Pandemic wabah.
Kemerdekaan dalam melawan penjajah atau bahkan mungkin imajinasi lain membawa kita
COVID-19 terhadap salah satu tokoh SUPERHERO yaitu Superman yang mampu terbang tinggi menembus angkasa, mampu menahan dan mengangkat beban yang sangat berat, tahan atau kebal terhadap tembakan peluru, begerak dengan sangat cepat dari satu tempat ketempat lainnya, mampu mendengar suatu kejadian dengan sensitif, tanpa pamrih atau tidak ingin diketahui identitas nya sebagai superhero serta banyak kemampuan lainnya yang dimiliki yang belum disebutkan.
Bagaimana dengan ASN.
Bagi beberapa orang sosok ASN adalah sosok dambaan dan pujaan, namun disisi lain tidak sedikit orang mencaci sosok ASN ini. Buktinya apa, pada tahun 2019 kemarin tercatat di seluruh instansi yang membuka formasi CPNS, terdapat sebanyak 4.197.218 pelamar telah submit pendaftaran dari total 4.433.029 yang mengisi formulir, khusus di Kabupaten Sukabumi pelamar yang melakukan submit adalah sebanyak 5118 dan yang mengisi formulir sebanyak 4913 (sumber : https://www.bkn.go.id/), selain itu disisi lain tidak sedikit yang memincingkan mata dan memandang dengan sinis terhadap sosok ASN, bahwa “ASN kerjanya gitu-gitu aja santai, baca koran, PGPS dan kurang disiplin”. Terkadang sangat sedih mendengar seloroh seperti itu, karena ASN masa kini. Lantas, apa hubungannya ASN dengan pengabdiaan dan kisah Pahlawan atau bahkan SUPERHERO.
Pengabdian itu sendiri dapat diintepretasikan sebagai perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas (WJS. Poerwodarminto). Sehingga sudah barang tentu pengabdian itu dilakukan oleh para Pahlawan atau SUPERHERO.
Bagi sebagian besar ASN, ditengah pandemik wabah Covid-19 yang semakin masif terjadi, baik di seluruh dunia maupun di Indonesia khususnya di Kabupaten Sukabumi, yang seharusnya mereka harus melakukan STAY AT HOME, mereka harus tetap tugas sebagaimana mestinya juga sekaligus bertugas mengahadapi pandemik wabah Covid-19 ini. Hal ini sama halnya terjadi di Kabupaten Sukabumi, ASN bekerja tidak mengingat waktu dan tempat, untuk menjadi pemikir sekaligus implementator kebijakan dalam pencegahan dan penanganan pada masa wabah serta dampak wabah tehadap kesejahteraan masyarakat baik dari segi kesehatan, ekonomi dan sosial.
Secara konkret ASN Kabupaten Sukabumi, selain melaksanakan tugas dan fungsinya masingmasing, juga melaksanakan tugas sebagai relawan, penggerak garda terdepan dalam melakukan pencegahan penyebaran COVID-19 baik dilingkungan masyarakat maupun lingkungan kerjanya serta sebagian kelompok melakukan pemberian layanan perawatan sekaligus pengobatan pasien-pasien yang terjangkit wabah COVID-19.
Tentunya tugas itu bukan tanpa risiko, karena kemungkinan terjangkit virus berbahaya ini sangat mudah terjadi bagi dia khususnya, juga keluarga dan lingkungan sekitarnya. Ini mengindikasikan bahwa, ASN dengan penngabdiannya dapat disebut sebagai Pahlawan atau SUPERHERO yang selalu rela berkorban dan membantu, mampu menahan beban masalah yang sangat berat yang terjadi sekarang ini serta secara konkret harus mampu kebal atau imun terhadap wabah virus yang sangat berbahaya ini.
Terlebih keberanian, kepedulian dan kepekaan ASN layaknya seorang Pahlawan atau SUPERHERO ini terus diuji karena mereka rela meninggalkan keluarga kapanpun dan tidak diam dirumah sebagai upaya physical/social distancing sekaligus ikhktiar guna peningkatan amalan ibadah dalam masa Ramadhan, demi melaksanakan tugas kedinasan dan tugas lapangan yang berisiko, hal ini dilakukan semata demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, khusunya masyarakat Kabupaten Sukabumi. Disamping itu serta secara sukarela ASN berinisiasi menyisihkan penghasilan hasil keringat kerjakeras dan kinerjanya untuk membantu masyarakat terdampak.
Maka dengan nilai-nilai pengabdian tersebut, tanpa menuntut adanya pengakuan, ASN Masa Kini dapat dikatakan sebagai, Pahlawan ditengah pandemik wabah Covid-19.












