Seorang Santri di Sukaraja Meninggal, Polisi Ungkap Penyebabnya!

Jumat, 1 Maret 2024 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Polsek Sukaraja, Resor Sukabumi Kota mengungkap kronologi kematian seorang remaja laki-laki inisial HI (16), santri di Pondok Pesantren Darul Huffazh Al Matin, Desa Langensari, Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi.

Peristiwa itu bermula dari kecurigaan pihak pesantren yang mencari keberadaan HI karena tak terlihat mengikuti pembelajaran di dalam kelas. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 11.30 WIB, pada Jumat (01/03/2024).

“Itu pertama teman-temannya mencari kemana dia, ada pintu kamar mandi tertutup terkunci dari dalam. Setelah dibuka didobrak ternyata udah menggeletak di bawah. Setelah ditemukan tergeletak, temennya langsung mengangkat korban itu dan dibawa ke rumah sakit,” kata Kapolsek Sukaraja Kompol Dedi Suryadi.

Dedi menerangkan, penyebab santri itu meninggal dunia diduga akibat tersengat aliran listrik yang bersumber dari kabel yang menggantung di dinding kamar mandi.

“Untuk dugaan sementara, tidak ada kekerasan apapun dan si korban pakai celana pendek, terpantau jari kirinya luka bakar. Dilihat dari TKP sih memang ada kabel saklar yg tidak ditanam, nempel di luar (dinding) menggantung,” jelasnya.

Terdapat luka bakar di jari tangan kiri korban. Pihak kepolisian juga telah memeriksa beberapa saksi termasuk pihak pesantren. Dia juga menghimbau kepada masyarakat untuk waspada dan hati-hati dalam mengatur instalasi listrik.

“Himbauan kepada pengelola Pesantren umumnya kepada semuanya, ketika meninggalkan rumah untuk mengecek kembali instalasi listrik yang ada. Jangan sampai anak kita jadi korban,” ungkapnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru