JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Sukabumi, menyebut bahwa komunitas pemancing merupakan garda terdepan dalam menjaga ekosistem sungai sekaligus bertindak selaku pengawas ‘destructive fishing’ di musim kemarau saat ini.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perikanan, Nunung Nurhayati, saat melakukan pendataan Produksi Tangkapan Perikanan Darat bersama komunitas pemancing, Jumat (13/10/2023).
“Komunitas pemancing sebagai garda terdepan di lapangan diharapkan dapat menjadi kepanjangan tangan dinas terutama dalam melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan destructive fishing dan sampah,” kata dia.
Kegiatan tersebut kata dia, lebih difokuskan di musim kemarau ini. Karena banyaknya laporan mengenai adanya penggunaan setrum dan racun dibeberapa wilayah sungai.
Dinas Perikanan bekerjasama dengan kecamatan dan Kepolisian berkolaborasi dalam kegiatan ini terkait banyaknya sampah di sungai. Tentu saja hal tersebut menjadi tanggungjawab bersama.
“Dalam hal ini, peran komunitas melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat dengan mendokumentasikan kegiatan positif seperti kegiatan bersih sungai dan pemasangan himbauan agar tidak membuang sampah sembarangan di sungai,” ujarnya.
Dari kegiatan rapat koordinasi perairan darat juga dapat terkumpul data hasil tangkapan pemancing periode Maret sampai dengan September 2023. Dari empat komunitas pemancing, terkumpul data titik koordinat lokasi penangkapan ikan dan perairan yang tercemar.
Pada sesi diskusi ujarnya, disampaikan bahwa komunitas pemancing siap melakukan pengawasan dan beberapa komunitas pemancing sudah menjadi kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas).
Selain itu komunitas pemancing juga berharap adanya fasilitasi sarana prasarana untuk menunjang pengelolaan sumberdaya perikanan di perairan darat.
Dia berharap, melalui kegiatan pertemuan pendataan ini, terjalin komunikasi yang baik dengan para pemancing di perairan darat. Sehingga upaya pengelolaan dan pelestarian ikan dapat langsung diterapkan di lapangan dan data yang dihasilkan dapat diolah menjadi sumber informasi sebagai bahan kebijakan dalam pengelolaan perikanan oleh pihak yang berwenang.
Selain itu diskusi difokuskan pada pendataan hasil tangkapan di perairan darat periode Maret sampai dengan September 2023. Untuk mapping titik koordinat lokasi penangkapan ikan dan peningkatan kapasitas sumberdaya manusia melalui penyampaian materi.
Peserta diskusi terdiri dari Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi,
Komunitas Pemancing Benteur Mania, Komunitas Pemancing KOMPILASI, Komunitas Pemancing Nagem Bayawak Community dan Komunitas Pemancing Sidat Mania Sukabumi.
Redaktur: Usep Mulyana












