JURNALSUKABUMI.COM – Badan Nasional Narkotika (BNN) Kabupaten Sukabumi bersama Dinas Budaya Pemuda dan Olahraga (Disbudpora), Dinas Sosial serta Dinas Kesehatan, menggandeng Pesantren Pajada dalam pengembangan program rehabilitasi berbasis religi.
Demikian disampaikan Ketua Tim Seksi Rehabilitasi BNNK Sukabumi Bambang Sutejo, saat mengunjungi Pesantren Pajada, Jumat (13/10/2023).
“Pondok Pesantren memiliki peran yang strategis dan sangat diperhitungkan oleh berbagai pihak baik di kalangan santri, wali santri, alumni dan masyarakat,” kata Bambang.
Masih kata dia, terbukti peran pesantren mampu mengangkat harkat martabat serta menjadi tumpuan harapan untuk mengambil posisi terbaik bagi mereka.
Telah menjadi pengetahuan bersama kata dia, perkembangan ancaman narkoba yang kian dekat dan nyata serta dampaknya begitu kompleks dan mengancam eksistensi atau kedaulatan bangsa Indonesia di masa yang akan datang.
Untuk itu ujarnya, diperlukan penanganan khusus kondisi kedaruratan ancaman narkoba dengan melibatkan pondok pesantren untuk dapat berperan aktif dalam upaya P4GN.
“Terutama dengan program rehabilitasi banyak metode rehabilitasi narkoba salah satunya adalah rehabilitasi berbasis religi, Pajada akan mengembangkan rehabilitasi berbasis religi dengan tidak mengesampingkan segi kesehatan dan sosialnya,” ungkapnya.
BNNK Sukabumi mengandeng Dinas Sosial Kab Sukabumi, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sukabumi, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Dinas BLK Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Sukaraja, Desa Sukamekar.
Redaktur: Usep Mulyana












