JURNALSUKABUMI.COM – Bayi merah berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan warga di atap kos-kosan di Kampung Ciseke, Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Selasa (18/07) lalu, dikabarkan meninggal dunia.
Kapolsek Kebonpedes Resort Sukabumi Kota, Iptu Tommy Ganhani Jaya Sakti menuturkan, pihaknya mendapat informasi dari rumah sakit melalui pihak Puskesmas, Rabu (19/07) malam, bahwa bayi yang dibuang tersebut meninggal di rumah sakit Hermina Sukabumi.
“Bayi meninggal sekitar pukul 20.30 WIB, Rabu (20/07). Kemudian kami dengan pihak terkait, termasuk Kades melakukan penjemputan di rumah sakit Hermina,” ujar Tommy, dalam keterangan diterima pada Jumat (21/07/2023).
Jenazah bayi laki-laki itu, dilakukan pemulasaraan oleh tokoh ulama dan masyarakat Desa Cikaret dan langsung dimakamkan. Warga sekitar dan saksi-saksi yang melihat saat penemuan bayi tersebut, turut mengantarkan jenazah ke pemakaman.
“Alhamdulillah baru saja kita melakukan kewajiban kifayah memakamkan bayi di pemakaman umum Cipeuteuy Desa Cikaret,” tutur Tommy.
Dia menuturkan, pihak rumah sakit menyatakan sebab meninggalnya bayi tersebut akibat hipotermia atau suhu tubuh berada dibawah rentang normal tubuh bayi.
Diberitakan sebelumnya, sebelum ditemukan warga, bayi tersebut hampir 12 jam berada di atas atap sebuah kos kosan tanpa sehelai pakaian pada Selasa (18/07) lalu.
“Dari keterangan rumah sakit, bayi meninggal akibat hipotermia. Lebih jelasnya nanti kita akan minta keterangan secara tertulisnya,” jelasnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kasus pembuangan bayi tersebut.
“Selanjutnya kami masih terus melakukan pendalaman dengan melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang telah kita kumpulkan berikut barang bukti, dan kami juga tetap melakukan koordinasi dengan Sat Reskrim Sukabumi Kota untuk mengungkap pelaku siapa yang diduga melakukan penelantaran bayi tersebut,” tandasnya.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana












