Bupati Sukabumi Keluarkan SE Wajib Pakai Masker, Apa Isinya?

Selasa, 7 April 2020 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bupati Sukabumi Marwan Hamami melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi, mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang kewajiban menggunakan masker, untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Surat edaran dengan Nomor : 442/2472/ tersebut, diberikan kepada, Para Kepala Perangkat Daerah, seluruh Camat, Kepala Desa/Lurah, Pimpinan BUMD/PD/BANK dan Seluruh Masyarakat se- Kabupaten Sukabumi

“Dalam rangka upaya pencegahan penyebaran COVID-19 maka dengan ini Bupati Sukabumi menyampaikan hal-hal sebagai berikut: yang pertama, diwajibkan kepada Seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi yang akan melakukan kegiatan di luar rumah untuk menggunakan masker tanpa
terkecuali.” ungkap Marwan, dalam isi SE tersebut.

Kemudian poin ke dua, Jenis masker yang digunakan adalah sebisa mungkin menggunakan masker kain dua lapis yang ditengahnya bisa disisipkan tisu juga
dapat dicuci secara rutin setiap hari.

“Selian itu, dalam surat tersebut terutuang dalam poin ke tiga. Pemda juga meminta, Kepada pimpinan Perangkat Daerah, Camat, Kades, Lurah, Pimpinan BUMD
dan Pimpinan Perbankan agar menyediakan masker dan memastikan penggunaan masker bagi semua Kayawan /karyawati di lingkungan Kerja masing-masing sertaturut serta mensosialisasikan kewajiban penggunaan masker kepada masyarakat,” jelasnya.

Kemudian poin ke empat, setiap masyarakat agar saling mengingatkan serta menegur satu sama lain jika ada ditemukan yang keluar rumah tidak menggunakan masker. Kemudian poin ke lima, setiap masyarakat yang telah melakukan karantina mandiri/isolasi mandiri agar selalu memakai masker baik didalam rumah maupun keluar
rumah apabila sangat penting seperti kepentingan pengobatan.

“Juga untuk selalu mengutamakan untuk tetap berada dirumah,menjaga jarak aman 1
s/d 2 meter, salaman tidak kontak fisik/jabat tangan,jangan menyentuh
fisik seperti hidung.mulut dan mata sebelum mencuci tangan dengan air
dan sabun atau hand sanitizer serta melaksanakan dengan baik etika
batuk dan bersin ditutup tisue/belakang lengan,” katanya.

Marwan menghimbau, seluruh masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan diri dengan berperilaku hidup bersih dan sehat di berbagai tempat, scrta menghindari keramaian dan perjalanan tidak penting;

“Poin yang terakhir, seluruh warga masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan senantiasa berdoa kepada Allah Subhanahuwata’ala,” tandasnya.

Selain himbauan, melalui surat edaran tersebut Pemda juga memberikan petunjuk cara menggunakan masker dan pola hidup sehat. Poin pertama. Cuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol sebelum menggunakan masker, dan Poin ke dua Gunakan masker pastikan tak ada celah atau rongga antara permukaan wajah sampai menutup dagu dengan masker.

“Poin ke tiga. Jangan sentuh bagian depan masker saat menggunakannya jika tak sengaja menyentuh, bersihkan tangan kembali dengan mencucinya pakai air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol,” tuturnya.

Cara melepas masker. yang pertama, Lepas masker dengan mencopot tali dan menyentuh bagian belakang atau dalam masker jangan pernah menyentuh bagian depan masker. Kalau pakai masker kain dapat dicuci dengan air sabun detergen,kalau memakai masker medis dibuang ditempat sampah tertutup. Kemudian, Cuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol.

Kapan dan Siapa yang harus menggunakan masker. Adalah, Orang sehat yang berada disekitar pasien, merawat atau diduga/pasien positif Covid-19 Setiap orang sehat yang hendak keluar rumah dan berada di area atau transportasi publik

“Dan poin terakhir. Adalah, Setiap orang yang melakukan isolasi diri baik didalam rumah
maupun keluar rumah pada saat keperluan pengobatan. Setiap orang sakit demam, bersin dan batuk,” pungkasnya.

Reporter: Ruslan AG
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru