Wahana Baru Floating Lodge di Situ Gunung, Sensasi Menikmati Keindahan Alam di Tengah Danau

Jumat, 12 Mei 2023 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Jika anda sedang mencari wisata alam yang menyuguhkan pemandangan hamparan air yang dikelilingi hijaunya pepohonan dan bukit, wahana baru Floating Lodge di Situ Gunung Kabupaten Sukabumi, bisa jadi pilihan.

Konsep pondok mengapung di tengah danau akan memanjakan pengunjung dengan panorama udara sejuk di atas air, yang dikelilingi pepohonan hijau dan keindahan gunung Gede Pangrango.

“Alhamdulillah setidaknya bisa membuat daya tarik terbaru ada flying fox sepanjang 750 meter, floating lodge, ada lagi wahana air lain yang bisa menjadi daya tarik baru dan juga lebih menggeliatkan lagi wisata alam yang ada di TNGGP,” kata Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Sapto Aji Prabowo, Jumat (12/5/2023).

Sapto menjelaskan, area wisata yang dimanfaatkan dari taman nasional itu menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya agar tidak menghilangkan keberadaan alaminya.

“Itulah prinsip kehati-hatian dalam penataan alam di taman nasional, dan itu harus sesuai dengan site plan dan desain fisik yang sudah disetujui oleh Dirjen,” ujarnya.

Dia mengatakan, area wisata yang dikelola oleh PT Fontis Aquan Vivam itu seluas 100 hektare selama 5 tahun sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2010. Dari luas tersebut hanya boleh dikembangkan sebesar 10 persennya atau 10 hektar saja, sisanya dibiarkan secara alami.

Dia berharap, dengan keberadaan area wisata tersebut juga bisa dirasakan manfaatnya dari peningkatan ekonomi oleh warga sekitar.

“Kami berharap masyarakat bisa mendapatkan manfaat ya dengan ada wisata alam yg ada di sini. Tadi sudah saya ingatkan, prinsip wisata alam itu ada tiga, edukasinya, pengalaman dan pemberian manfaat kepada masyarakat,” pungkasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi
Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula
447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 
Pantai Karang Pamulang Dinilai Kian Kumuh, Wisatawan Asing Batalkan Pesanan Hotel 
Bupati Sebut Seren Taun Kasepuhan Sinar Resmi Benteng Ketahanan Pangan dan Warisan Budaya
Mutiara Indah Palabuhanratu, Kuliner Tepi Pantai dengan Sunset Memukau

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:41 WIB

DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:42 WIB

Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:32 WIB

447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:13 WIB

Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Berita Terbaru