Irigasi Tertimbun Longsor, Puluhan Hektare Sawah di Waluran Sukabumi Terancam Gagal Panen

Sabtu, 4 April 2020 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Saluran irigasi yang berada di Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi tertutup longsor. Lahan sawah seluas 50 hektare terancam gagal panen.

Material longsoran menutup Irigasi Curug Gerong Cadas Gantung Mareleng yang mengalirkan air dari Kali Cisuren ke sejumlah area pesawahan. Peristiwa longsor yang menutup jalur irigasi selebar 1 meter dan panjang 20 meter ini terjadi sekitar sepuluh hari lalu.

“Longsornya 10 hari lalu, waktu itu hujan deras dan air Sungai Cisuren meluap menyebabkan longsor,” kata Neji Jaenuddin, Kepala Desa Caringinnunggal kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (4/4/2020).

Warga setempat sudah berupaya gotong royong membenahi saluran irigasi yang terdampak longsor. Warga menggunakan peralatan seadanya seperti garpu tanah dan cangkul.

Warga memindahkan saluran irigasi dari lokasi yang tertimbun. Namun setelah hujan deras baru-baru ini, saluran yang dikerjakan warga kembali tertimbun longsor.

“Pengerjaan baru 60 persen, sudah kena longsor lagi,” kata Neji.

“Saluran irigasi ini penting, sumber pengairan untuk sawah di Cipicung, Mareleng, Lembur Sawah, Padati. Pokonya wilayah Kedusunan Mareleng,” tambah Kades dua periode ini.

Neji berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi segera memberikan bantuan agar longsor dapat tertangani. Jika tidak, area sawah dengan luas tak kurang dari 50 hektare bisa terancam gagal panen.

“Kami perlu alat berat untuk membenahinya. Kalau tidak, sangat sulit untuk memperbaiki irigasi ini. Kami harap Pemkab dapat memberikan bantuan alat berat,” pungkas pria yang akrab disapa Bewok itu.

Reporter: Hendi

Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron
Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan
Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi
Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
Dukung PSN Tol Bocimi, CV Alfarizky Tuntaskan Perbaikan Jalan di Gunungguruh

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:49 WIB

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:38 WIB

Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan

Senin, 11 Mei 2026 - 18:25 WIB

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:37 WIB

Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi

Berita Terbaru

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB