JURNALSUKABUMI.COM – Menunjukkan komitmennya terhadap infrastruktur publik, CV Alfarizky secara resmi merampungkan perbaikan ruas jalan Kabupaten Sukabumi di wilayah Kecamatan Gunungguruh. Perbaikan ini menyasar jalur yang menjadi lintasan utama angkutan material Proyek Strategis Nasional (PSN) Tol Bocimi Seksi 3.
Langkah ini merupakan realisasi dari hasil diskusi bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat, sekaligus bentuk respons cepat perusahaan terhadap aspirasi warga di Kampung Legoknyenang, Desa Cikujang.
Detail Pengerjaan dan Spesifikasi
Wakil Direktur CV Al-Fariqy, Zainal Mutakin, menjelaskan bahwa proses pengaspalan berlangsung selama empat hari, terhitung sejak 1 hingga 4 Mei 2026. Fokus utama pengerjaan adalah memulihkan kondisi jalan yang mengalami penurunan kualitas akibat intensitas kendaraan berat.
“Kami merealisasikan poin-poin yang menjadi kebutuhan masyarakat, terutama pengaspalan jalan sepanjang 500 meter yang kini sudah rampung 100 persen,” ujar Zainal, Kamis (7/5/2026).

Beberapa rincian teknis pengerjaan meliputi:
• Metode: Pengaspalan menggunakan Hotmix.
• Dimensi: Lebar jalan bervariasi antara 1,5 hingga 1,8 meter.
• Fasilitas Tambahan: Pemasangan batas-batas jalan (patok/marka) guna meningkatkan aspek keamanan bagi pengguna jalan.
Kontribusi untuk Proyek Strategis Nasional
Zainal mengakui bahwa ruas jalan di Desa Cikujang memiliki peran krusial. Selain digunakan oleh masyarakat, jalur ini menjadi akses vital bagi angkutan material tanah proyek tol dan kendaraan operasional tambang.
Meskipun perusahaan memiliki jalur operasional internal, manuver kendaraan besar di jalan kabupaten seringkali tidak terhindarkan. Oleh karena itu, perbaikan ini dianggap sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.
“Ini adalah kontribusi nyata kami bagi masyarakat Sukabumi. Jika Tol Bocimi ini tuntas, manfaat ekonominya akan dirasakan semua pihak. Kami bangga bisa berperan dalam mendukung kelancaran proyek nasional ini,” tambahnya.

Kedepankan Dialog dan Musyawarah
Menutup keterangannya, Zainal mengajak warga Kampung Legok Nyenang dan Desa Cikujang untuk terus menjaga komunikasi yang baik. Ia menekankan pentingnya jalur musyawarah dalam menyelesaikan setiap kendala yang muncul di lapangan.
“Kami berkomitmen untuk selalu responsif terhadap masukan warga. Harapan kami, jika ada persoalan, mari kita duduk bersama agar ditemukan solusi tanpa harus ada aksi-aksi yang merugikan kenyamanan bersama,” pungkasnya.
Redaktur: Ujang Herlan












