Viral! Warga Cibodas Palabuhanratu Dimakamkan dengan Protap Covid 19, Apa Penjelasan Kades Cibodas?

Sabtu, 4 April 2020 - 00:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi jenis kelamin laki-laki usia 47 tahun, meninggal dunia setelah dirawat di RSUD Sekarwangi, jenazah dimakamkan dengan cara protokol covid 19 atau protap covid 19, sekitar pukul 21.00 WIB, Jumat, (03/04/20).

Jenazah langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, proses pemakaman juga sesuai protap penanganan virus corona. Jenazah tiba dirumah duka sekitar pukul 21.00 WIB menggunakan ambulans dari RS Sekarwangi, jenazah saat tiba sudah berada dalam peti mati diturunkan oleh tiga orang petugas rumah sakit lengkap dengan Alat Pelindung Diri (APD) penanganan virus corona atau covid 19.

“Hasil dari pengakuan pihak keluarga, awalnya pulang kerja dari Jakarta, merasa sakit dan berobat ke dokter umum di Palabuhanratu setelah empat hari sakitnya tidak kunjung sembuh, selanjutnya berobat ke RSUD Palabuhanratu, kemudian dirujuk ke RSUD Sekarwangi hingga akhirnya meninggal dunia Jumat (03/04/2020),” ungkap Kades Cibodas Junajah Jajah Nurdiansyah.

Menurut Jajah, awalnya yang bersangkutan punya riwayat sakit tipes dan jantung sehingga melakukan berobat ke rumah sakit

“Saya meminta kepada warga tidak perlu panik, tetap waspada, biasakan hidup bersih, selalu mencuci tangan saat sebelum atau sesudah melakukan aktivitas,” jelasnya.

Dijelaskan Jajah, hingga saat ini pihaknya belum mendapat informasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi atau dinas terkait, meninggalnya warga yang bersangkutan. Namun yang pasti menurutnya pihak rumah sakit sudah berusaha mengobati yang bersangkutan secara optimal.

“Sejauh ini dinas kesehatan belum menjelaskan secara pasti apakah yang bersangkutan gejala atau tidak, yang jelas rumah sakit, sudah semaksimal mungkin mengobati, melayani dengan baik warga kami,” pungkasnya.

Reporter: Ifan
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru