JURNALSUKABUMI.COM – Beredar di media sosial video merekam detik-detik sebuah rumah warga yang ambruk tergerus aliran sungai Ciheulang, pada Senin (27/2/2023).
Kejadian itu, tepatnya di Kampung Gudang, Desa Ciheulang Tonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Keluarga pemilik rumah, Ida Farida menceritakan sebelum peristiwa tersebut, ada suara retakan rumah keponakannya itu mulai terdengar sekitar pukul 23.00 WIB.
“Pertama-tamanya hujan deras terus sedikit-sedikit rumahnya terkikis terus, tapi keponakan saya pada waktu itu enggak kemana-mana ada di rumah. Tapi pas jam 11 malam kudengar ada suara kletak (retakan) di rumah teh,” ucap Ida.
Sebelumnya, cuaca ekstrim hujan deras disertai angin kencang terjadi di wilayah Sukabumi. Ida mengatakan, malam itu rumah tersebut alami kerusakan di bagian toilet.
“Udah dari situ, jam 11 udah pindah, jam 2 dini hari sama dapurnya ambruk mungkin terkikis terus sama air hujan jadi ambruk. Tadi terakhir jam 6 longsor jam 2 sama 6 yang paling dahsyatnya itu,” terang dia.
Ida bersama keluarganya pun mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Dia pun berharap segera datang bantuan.
Sementara, Sekretaris Desa (Sekdes) Ciheulang Tonggoh, Lili Lesmana, mengatakan pemerintah desa sudah berkoordinasi dengan BPBD dan melakukan sosialisasi soal ancaman longsor.
“Tadi malam kita pun dengan BPBD sudah koordinasi dengan terdampak itu agar sementara berhati-hati karena takutnya ada longsoran susulan,” kata Lili.
Dijelaskannya, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa tersebut, dia pun menghimbau agar warganya tidak panik namun tetap waspada akan kemungkinan dampak cuaca ekstrem.
“Kalau untuk korban tidak ada, kebetulan tadi malam pun kita sudah mewanti-wanti kepada warga agar jangan terlalu lelap tidur, lebih berhati-hati Untuk penghuni sementara kita udah ungsikan ke keluarga atau kerabatnya yang terdekat,” pungkasnya.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Haris












