JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi, terus berusaha membangkitkan ekonomi bidang usaha mikro dengan mengoptimalkan keberadaan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT).
Dimana selama 36 bulan yang lalu para pelaku usaha mikro mengalami kesulitan mengembangkan usahanya karena adanya pemberlakuan PPKM, untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro Kabupaten Sukabumi, Virli Virliana S.H. mengatakan, pasca pandemi tersebut, pihaknya bergerak cepat melakukan pembenahan dan perbaikan sistem dan tatakelola usaha mikro guna membangkitkan kembali kondisi ekonomi di Kabupaten Sukabumi. 
“Ada empat langkah atau strategi untuk memotivasi kembali para pelaku usaha mikro agar mereka lebih optimis lagi dalam menghadapi situasi ekonomi yang mulai membaik saat ini,” kata Virli.
Lebih jauh dia menjelaskan, pertama yang mesti dilakukan adalah membuka kembali peluang-peluang pasar bagi para pelaku usaha UMKM. Seperti mengadakan event bazar dan gelar produk yang sulit dilaksakan pada saat pandemi.
“Melakukan pendampingan bagi para UMKM. Sehingga kita mengetahui kebutuhan yang di perlukan oleh UMKM sendiri. Misalnya bentuk-bentuk pelatihan baik untuk kemasan maupun pemasaran digital,” jelasnya.
Selanjutnya kata dia, melakukan kemitraan dengan lembaga perbankan, perusahaan-perusahaan skala besar dan toko-toko modern.
“Mulai mengaktifkan kembali PLUT sebagai rumahnya UMKM. Untuk itu pembentukan tim aktivasi sangat bermanfaat walaupun mereka bekerja secara sukarela sebagai bentuk kepedulian bagi para UMKM dan mereka expert di bidangnya,” ungkapnya.
Pada bagian lain dia mengungkapkan, kunjungan Asisten Deputi Pengembangan Rantai Pasok Usaha Mikro, Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop, Sutarmo merupakan awal yang baik bagi aktivasi PLUT.
“Setelah diterbitkannya SK Kepala DKUKM mengenai Tim aktivasi PLUT. Sehingga kementerian dapat melihat langsung bahwa PLUT Kabupaten Sukabumi telah mulai beraktivitas kembali melaksanakan pelayanan terhadap para UMKM di kabupaten Sukabumi,” tandasnya.
Redaktur: Usep Mulyana












