Soal Anggaran Corona Telan Rp 7,4 Miliar di Sukabumi, Dewan Soroti Skala Prioritas Penggunaan

Sabtu, 21 Maret 2020 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menyoal anggaran penanganan Covid 19 di Sukabumi senilai Rp 7,4 miliar, menuai tangggapan dari Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Hera Iskandar, yang menilai bahwa anggaran tersebut harus menilai pada skala prioritas, yakni mulai dari pencegahan dan penanganan bagi para medis di sejumlah RSUD di Sukabumi.

“Kami menginginkan bahwa dalam penanganan ini harus serius, apalagi soal keberadaan tenaga medis harus mendapatkan perhatian. Lah ini alat pelindung aja pakai jas hujan, kan ironis,” ungkap Hera, kepada jurnalsukabumi.com.

Menurut Hera, pihaknya pun sudah melakukan rapat koordinasi dengan Pemkab Sukabumi yakni dinas terkait. Bahwa untuk pencegahan dan pengendalian covid 19 di Sukabumi, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membuat formula atau strategi anggaran untuk covid 19.

“Kami menghimbau kepada seluruh rumah sakit pun, untuk mendata keperluan untuk tenaga medis. Lihat saja di Jakarta, tenaga medis yang terkena berapa orang, bahkan ada yang meninggal. Sehingga harus diperhatikan,” jelasnya.

Saat ditanya soal laporan dan perkembangan covid 19 di Sukabumi, Hera menilai, dalam memaparkan soal kondisi jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengwasan (PDP) di Sukabumi, harus bareng sejumlah dokter spesialis dalam memaparkan.

“Bukannya saya tidak percaya terhadap kepala dinas dan sekretaris dinas. Tapi harus diperbantukan dan dikemukakan soal corona ini oleh dokter, karena dia memiliki keilmuan baik pencegahan dan penularannya,” tegasnya.

Reporter: Hendi

Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru